BYD M6 Cross DM Bidik Konsumen yang Belum Siap Beralih ke EV Penuh
BeritaNasional.com - BYD melalui PT BYD Motors Indonesia menawarkan BYD M6 Cross dengan teknologi Dual Mode (DM) sebagai solusi mobilitas bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi.
Kepala Hubungan Masyarakat dan Pemerintah PT BYD Motors Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) tersebut dapat menjadi alternatif bagi konsumen, khususnya di luar kota, yang ingin menggunakan kendaraan lebih ramah lingkungan.
"Kami melihat banyak masyarakat yang ingin beralih ke EV, namun masih ada rasa khawatir di sisi hal-hal yang belum bisa dijawab dengan kondisi kendaraan-kendaraan EV yang ada saat ini, terutama konsumen-konsumen di area rural, area out of city," katanya dilansir dari Antara, Minggu (24/5/2026).
Menurut Luther, kendaraan dengan teknologi DM mendapat respons positif di pasar global dengan jumlah distribusi ke konsumen mencapai lebih dari 7,5 juta unit.
Ia menilai model kendaraan tersebut juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan lebih efisien di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Situasi dinamika ekonomi sekarang, khususnya kenaikan harga BBM, itu memaksa orang untuk mencari kendaraan-kendaraan yang lebih efisien," katanya.
"Kami melihat ini waktu yang tepat dan sesuai untuk sesegera kita bawa DM ini untuk menjawab semua kondisi dan situasi tersebut," ia menambahkan.
Luther mengatakan BYD M6 Cross DM dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, terutama bagi masyarakat yang belum sepenuhnya siap beralih ke kendaraan listrik murni.
"Saya percaya beberapa masyarakat, khususnya di daerah, juga memang menunggu adanya complementary solution atau solusi yang mengomplitkan kebutuhan atas kendaraan hijau. Saat ini, karena mungkin mereka masih belum mau langsung transisi ke EV, kendaraan ini adalah jawabannya," ia menjelaskan.
Secara teknis, BYD M6 DM dibekali mesin 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 72 kW dan torsi 125 Nm. Kendaraan ini juga dilengkapi motor Electric Hybrid System (EHS) 5.0 yang mampu berputar hingga 15.000 rpm.
Teknologi Dual Mode yang menggabungkan sistem EV dan hybrid memungkinkan kendaraan digunakan untuk perjalanan jarak dekat maupun jauh dengan konsumsi energi lebih efisien.
Pada sistem tersebut, motor listrik dan baterai berkapasitas besar menjadi sumber utama tenaga kendaraan. Sementara mesin berbahan bakar bensin bekerja secara efisien untuk menghasilkan energi tambahan saat dibutuhkan.
Sistem kendaraan juga mampu menggabungkan tenaga dari motor listrik dan mesin bensin guna meningkatkan efisiensi ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi.
Sumber: Antara
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
HUKUM | 21 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 19 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







