Operasional Wisata Borobudur Dibatasi saat Puncak Waisak 2026

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 24 Mei 2026 | 23:00 WIB
Wisata Candi Borobudur (Foto/Badan Otorita Borobudur)
Wisata Candi Borobudur (Foto/Badan Otorita Borobudur)

BeritaNasional.com - Operasional kunjungan wisata di Candi Borobudur tetap dibuka hingga pukul 14.00 WIB pada pelaksanaan puncak perayaan Waisak, 31 Mei 2026.

Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM) atau PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Gistang Richard Panutur, mengatakan setelah waktu tersebut pengunjung akan diarahkan meninggalkan area untuk mendukung persiapan rangkaian ibadah dan acara puncak Waisak.

"Setelah waktu tersebut, pengunjung akan diarahkan meninggalkan area untuk persiapan rangkaian ibadah dan acara puncak Waisak," katanya dilansir dari Antara, Minggu (24/5/2026).

Ia menjelaskan pembatasan akses dilakukan demi menjaga kelancaran prosesi keagamaan. Pada hari pelaksanaan Waisak, pengunjung hanya diperbolehkan berada di area pelataran candi dan tidak dapat naik ke struktur utama candi.

"Secara operasional kami tetap buka sampai jam dua siang. Setelah jam dua siang kami akan mulai menganjurkan para pengunjung untuk meninggalkan lokasi karena kami mempersiapkan rangkaian Waisak. Untuk naik ke atas candi juga tidak bisa pada hari tersebut, hanya sampai pelataran saja," katanya.

Sementara itu, Ketua Lentera Perdamaian Waisak Borobudur, Fatmawati, menyampaikan jumlah lentera perdamaian yang diterbangkan pada perayaan tahun ini mencapai 2.570 buah. Jumlah tersebut bertambah satu dibandingkan tahun sebelumnya sebagai simbol keberuntungan dan harapan baik.

"Setiap tahun kami selalu menambah satu lentera supaya tambah hoki. Tahun ini jumlahnya 2.570 lentera perdamaian," katanya.

Selain pelepasan lentera, pertunjukan drone juga akan menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Waisak 2026. Sebanyak 570 drone dijadwalkan menghiasi langit kawasan Borobudur, meningkat dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 450 drone.

"Kalau tahun kemarin baru 450 drone, sekarang menjadi 570, mengambil tiga digit terakhir tahun Buddhis," katanya.

Menurut Fatmawati, perayaan Waisak di Borobudur setiap tahun menjadi magnet wisata religi dan budaya yang menarik ribuan umat Buddha serta wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: