Usai Gugurnya Prajurit UNIFIL, RI Desak Perlindungan Pasukan PBB Diperketat

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 28 Mei 2026 | 14:42 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono (Foto/Kemlu)
Menteri Luar Negeri Sugiono (Foto/Kemlu)

BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan, perlindungan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perlu dijamin dan diperkuat.

Hal ini disampaikan Sugiono dalam forum High-Level Open Debate Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (26/5/2026) waktu setempat.

“Hal yang kami juga sampaikan adalah pentingnya penghormatan terhadap ataupun perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian,” kata Sugiono kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).

Sugiono pun menyinggung bahwa Indonesia baru saja mengalami kehilangan personel penjaga perdamaian yang gugur saat menjalankan misi PBB di Lebanon.

“Kita juga kemarin mengalami suatu situasi di mana empat pasukan penjaga perdamaian kita yang bergabung di UNIFIL gugur,” ujar Sugiono.

Karena itu, pemerintah RI kembali menekankan agar perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian menjadi perhatian utama PBB, khususnya Dewan Keamanan PBB.

“Oleh karena itu kita menekankan kembali pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian, bukan sesuatu yang tadi saya sampaikan opsional tapi merupakan sebuah kewajiban,” ucap Sugiono.

Menurut dia, perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan bagian inti dari mandat yang harus dijalankan PBB dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

“Ini merupakan juga inti ataupun core daripada apa yang harus dilakukan oleh PBB khususnya Dewan Keamanan,” tandasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: