Bidik Pasar Global, Rivian Luncurkan SUV Listrik Murah R2 Mulai 9 Juni 2026
BeritaNasional.com - Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat (AS) Rivian akhirnya mengumumkan jadwal resmi peluncuran produk teranyarnya.
SUV listrik terbaru Rivian R2 dipastikan mulai menerima unit kendaraan mereka pada 9 Juni 2026.
Selama beberapa bulan terakhir, Rivian memang tengah jorjoran meningkatkan persiapan untuk merilis R2. Mobil ini sengaja dirancang dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong demi membidik pasar yang lebih luas, berbeda dengan lini pendahulunya, seri R1, yang bermain di segmen premium.
Strategi Harga Bertahap
Pada fase awal peluncuran, SUV ramah lingkungan ini akan tersedia dalam varian trim khusus dengan harga pembuka sedikit di bawah USD60.000 (sekitar Rp970 jutaan).
Namun, bagi konsumen yang menginginkan harga lebih ekonomis, Rivian sudah menyusun rencana jangka panjang:
Varian Standar (2027): Rivian bakal merilis versi standar dengan harga mulai dari $48.490 (sekitar Rp780 jutaan) pada tahun 2027.
Varian Termurah (Akhir Tahun Depan): Perusahaan juga memberikan sinyal akan menghadirkan tipe yang jauh lebih terjangkau di kisaran $45.000 (sekitar Rp720 jutaan) pada akhir tahun depan. Skema harga ini sebenarnya sudah digembar-gemborkan Rivian sejak R2 pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2024 lalu.
Taruhan Besar demi Cetak Laba Perdana
Kehadiran R2 memikul beban dan harapan yang sangat besar dari internal perusahaan. Pendiri sekaligus CEO Rivian RJ Scaringe bahkan tidak ragu menyebut proyek ini sebagai momentum paling krusial dalam sejarah perusahaan.
"Ini mungkin produk paling penting yang pernah kami luncurkan hingga saat ini," ungkapnya.
Rivian kini bertaruh besar pada percepatan roda produksi di pabrik mereka. Manajemen menargetkan mampu mendistribusikan hingga 25 ribu unit kendaraan R2 ke tangan konsumen pada akhir tahun ini.
Melalui kesuksesan R2 yang akan ditemani oleh saudaranya yang berjenis hatchback, R3, Rivian sangat optimistis langkah ini dapat menjadi juru selamat yang membawa perusahaan meraup keuntungan finansial untuk pertama kalinya sejak pertama kali didirikan pada 2009.
Sumber: TechCrunch
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 23 jam yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







