Usai Pertemuan Xi Jinping dan Trump, China-AS Segera Terapkan Kesepakatan Pemangkasan Tarif Impor

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 28 Mei 2026 | 21:45 WIB
Pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump (kiri). (Foto/X Xi's Moment)
Pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump (kiri). (Foto/X Xi's Moment)

BeritaNasional.com - Babak baru hubungan ekonomi antara dua kekuatan raksasa dunia, China dan Amerika Serikat (AS) menunjukkan sinyal positif. Perwakilan tim ekonomi dan perdagangan dari kedua negara dilaporkan terus menjalin komunikasi intensif guna mematangkan kesepakatan terkait regulasi tarif impor dan mempercepat implementasinya di lapangan.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Kementerian Perdagangan China He Yadong dalam sesi konferensi pers rutin pada Kamis (28/5/2026). 

Ia mengakui persoalan tarif selama ini menjadi salah satu ganjalan utama sekaligus isu paling sensitif dalam hubungan bilateral kedua negara.

Arahan Strategis Pemimpin Negara

He Yadong menjelaskan titik temu ini berhasil dicapai berkat adanya arahan dari Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepala. Diketahui, dua pemimpin negara besar tersebut telah bertemu di Balai Besar Rakyat, Beijing, China, Kamis (14/5/2026). 

Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi sorotan dunia di tengah dinamika global yang terus bergejolak.

Dalam pembicaraan tersebut, Presiden Xi menekankan pentingnya kedua kekuatan besar dunia ini untuk menghindari perangkap Thucydides, teori konflik antara kekuatan lama yang dominan dengan kekuatan baru yang tengah bangkit.

Tim delegasi ekonomi China dan AS telah melakukan diskusi mendalam hingga menghasilkan sejumlah kesepakatan teknis.

"Kami menegaskan kembali bahwa China sangat berharap pihak Amerika Serikat dapat memegang teguh komitmen yang telah dibuat. Hal ini penting demi menciptakan iklim yang kondusif dalam memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan bagi kedua belah pihak," ujar He Yadong yang dikutip dari Xinhua News pada Kamis (28/5/2026).

Skema Pemangkasan Tarif Senilai USD30 Miliar

Salah satu poin krusial yang berhasil disepakati adalah rencana pengurangan tarif secara timbal balik (reciprocal). 

Di bawah koordinasi dewan perdagangan kedua negara, China dan AS pada prinsipnya telah setuju untuk membahas kerangka kerja penurunan tarif bagi produk-produk dengan skala setara.

Nilai komoditas yang masuk dalam rencana pengurangan tarif ini tidak main-main, yakni mencapai USD30 miliar (sekitar Rp480 triliun lebih) atau bahkan lebih untuk masing-masing negara.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi katalis positif bagi stabilitas rantai pasok global dan meredakan perang dagang yang sempat memanas dalam beberapa tahun terakhir.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: