Rupiah Menguat Imbas Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 29 Mei 2026 | 11:34 WIB
Kapal militer AS mencegat kapal berbendera Iran di Selat Hormuz. (Foto/X Centcom)
Kapal militer AS mencegat kapal berbendera Iran di Selat Hormuz. (Foto/X Centcom)

BeritaNasional.com -  Penguatan rupiah hari ini Jumat (29/5/2026) disebut karena terjadinya kesepakatan gencatan senjata baru selama 60 hari antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova mengatakan penguatan ini dipengaruhi faktor global dari kesepakatan gencatan senjata dua negara tersebut yang sedang berseteru.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat dengan kisaran di Rp17.800 - Rp17.860 dipengaruhi oleh faktor global adanya kesepakatan gencatan senjata baru selama 60 hari antara AS dan Iran menekan harga minyak di bawah 100 dolar dan index dollar yang menjinak,” ucapnya kepada Antara. 

AS dan Iran telah menyepakati rancangan kesepakatan berdurasi 60 hari, sebagaimana laporan Axios. Meskipun negosiator dari kedua belah pihak sebagian besar telah menyelesaikan persyaratannya, tetapi Trump belum memberikan persetujuan akhir.

Kesepakatan yang lebih luas yang membahas tuntutan Washington terhadap program nuklir Iran masih memerlukan negosiasi lebih lanjut.

Nilai tukar rupiah pagi ini bergerak menguat 32 poin atau 0,18 persen menjadi Rp17.814 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.846 per dolar AS. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: