Penyerapan Gabah Mendekati Target Setara Beras
BeritaNasional.com - Penyerapan gabah petani secara nasional disebut telah mendekati 3 juta ton setara beras dari target 4 juta ton sepanjang tahun 2026.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan realisasi penyerapan gabah telah mencapai 74% atau sekitar 2,96 juta ton dari target yang ditetapkan pemerintah untuk memperkuat cadangan beras nasional.
"Kalau serapan gabah, alhamdulillah ini sudah sampai 74 persen. Nah, jadi kalau dari total 4 juta ton (target penyerapan di tahun 2026), kami sudah sampai 74 persen, hampir 75 persen. Berarti kan sudah hampir 3 juta ton realisasinya," ujarnya di Jakarta.
Ia menerangkan penyerapan gabah tersebut didukung kerja sama seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kementerian Pertanian, serta aparat TNI/Polri yang terlibat langsung dalam mengawal penyerapan di lapangan.
Bulog juga menerapkan kebijakan penyerapan gabah dan beras dengan standar kualitas tertentu, yakni hanya hasil panen yang telah mencapai usia optimal untuk menjaga mutu produk yang dihasilkan.
Pendekatan itu memastikan beras yang diserap memiliki tingkat kematangan yang baik sehingga menghasilkan kualitas lebih tinggi saat diproses dan disimpan dalam jangka waktu tertentu di setiap gudang Bulog.
Selain itu dalam upaya mencapai target, Bulog juga menerapkan strategi pentahelix dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk akademisi dan media sebagai bagian dari pengawasan serta transparansi kinerja.
Peran petani dinilai sangat besar karena mampu menghasilkan gabah, padi, dan beras berkualitas baik sehingga Bulog dapat menyerap hasil panen secara maksimal di seluruh wilayah Indonesia dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram.
"Nah ini semua juga support dari seluruh stakeholder dan peran dari para petani yang luar biasa menghasilkan gabah maupun padi serta beras yang cukup baik sehingga Bulog mampu menyerap semaksimal mungkin di daerah," tandasnya. (Antara)
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






