PSG dan Arsenal Sama Kuat, Final Liga Champions Berlanjut ke Adu Penalti

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 31 Mei 2026 | 01:43 WIB
Pertandingan final liga champions PSG vs Arsenal. (Foto/PSG Inside)
Pertandingan final liga champions PSG vs Arsenal. (Foto/PSG Inside)

BeritaNasional.com - Laga final Liga Champions antara PSG dan Arsenal harus berlanjut ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5/026) waktu setempat.

Arsenal tampil agresif sejak menit-menit awal dan sukses membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan enam menit. Berawal dari bola hasil sapuan Marquinhos yang mengenai Leandro Trossard dan berubah arah, Kai Havertz dengan sigap memanfaatkan situasi tersebut.

Penyerang asal Jerman itu membawa bola masuk ke area penalti sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang gagal diantisipasi kiper PSG, Matvei Safonov. Arsenal pun unggul 1-0 lebih dulu.

Sepanjang babak pertama, tim asuhan Mikel Arteta menunjukkan organisasi pertahanan yang solid. Arsenal mampu membatasi kreativitas lini serang PSG dengan penjagaan ketat terhadap pemain-pemain kunci seperti Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia.

PSG kesulitan menciptakan peluang berbahaya selama 45 menit pertama. Meski demikian, kubu Les Parisiens sempat melayangkan protes kepada wasit setelah Bukayo Saka dianggap menyentuh bola dengan tangan saat menghalau serangan di dalam kotak penalti.

Memasuki babak kedua, PSG mulai meningkatkan tekanan. Pada menit ke-55, Saka menerima kartu kuning setelah terlibat duel dengan Desire Doue. Situasi itu menghasilkan tendangan bebas bagi PSG yang dieksekusi Achraf Hakimi, namun David Raya masih mampu mengamankan gawang Arsenal.

Kesempatan emas PSG datang 10 menit kemudian ketika Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di area terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan Dembele yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penyerang Prancis itu sukses memperdaya Raya dan membuat skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-65.

Setelah kedudukan kembali seimbang, Arsenal mencoba mengambil inisiatif menyerang. Tapi, PSG hampir berbalik unggul pada menit ke-77 melalui aksi individu Kvaratskhelia, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang.

Arteta kemudian melakukan perubahan lain dengan memasukkan Noni Madueke dan Gabriel Martinelli untuk menggantikan Leandro Trossard serta Bukayo Saka.

Di kubu PSG, Luis Enrique merespons dengan menurunkan Bradley Barcola menggantikan Kvaratskhelia yang mengalami masalah pada kakinya.

Barcola langsung memberikan ancaman saat berhasil menembus kotak penalti Arsenal pada menit ke-85. Namun, David Raya tampil sigap dengan keluar dari sarangnya dan mengamankan bola sebelum sang pemain melepaskan tembakan.

PSG kembali memperoleh peluang menjelang laga berakhir. Pada menit ke-89, Vitinha mendapatkan ruang tembak yang cukup terbuka, tetapi sepakannya masih melambung tipis di atas mistar gawang Arsenal.

Pertandingan seru terus mewarnai menit-menit akhir pertandingan. Barcola sempat memperoleh kesempatan melalui skema serangan balik cepat, tetapi penyelesaiannya hanya mengenai sisi luar jaring gawang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Hasil tersebut memaksa final Liga Champions dilanjutkan ke babak extra time untuk menentukan sang juara.

Di babak extra time pertama, Arsenal dan PSG bermain hati-hati. Tapi tidak ada gol tercipta. Begitu juga dengan babak extra time kedua, Arsenal sempat memberikan ancaman di menit akhir, tapi tidak berbuah gol. Hasil tersebut memaksa final Liga Champions dilanjutkan ke babak adu penalti.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: