CFD Rasuna Said Hadir Kembali Minggu 7 Juni 2026, Cek Rekayasa Lalin dan Rute Alternatifnya di Sini

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 05 Juni 2026 | 18:01 WIB
Pengendara motor melintas berdampingan dengan warga yang sedang berolahraga di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (31/5/2026).(Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Pengendara motor melintas berdampingan dengan warga yang sedang berolahraga di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (31/5/2026).(Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, dipastikan kembali bebas dari asap kendaraan akhir pekan ini. Agenda hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) alias car free day (CFD) dijadwalkan berlangsung pada Minggu (7/6/2026) mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.

Agar mobilitas warga yang ingin beraktivitas di sekitar Kuningan tetap aman dan nyaman, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah merancang skenario rekayasa lalu lintas yang matang, lengkap dengan jalur alternatifnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Budi Awaludin menjelaskan CFD di sepanjang koridor utama Jakarta Selatan ini sengaja digelar demi mewujudkan ruang publik yang ramah lingkungan, lebih sehat, sekaligus minim polusi.

"Kami mengajak warga Jakarta untuk merasakan pengalaman baru beraktivitas di koridor HR Rasuna Said yang lebih sehat dan nyaman. Pada saat yang sama, kami memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar melalui rekayasa lalu lintas (Lalin) dan dukungan transportasi umum yang telah disiapkan," ujar Budi Awaludin melalui siaran persnya pada Jumat (5/6/2026).

Budi menambahkan masyarakat tidak perlu khawatir soal akses transportasi. Transportasi publik, mulai Transjakarta hingga LRT Jabodebek, dipastikan tetap beroperasi normal demi menunjang pergerakan warga.

“Harapannya, HBKB di Jalan HR Rasuna Said dapat menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menghadirkan udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat bagi warga Jakarta," tandasnya.

Sebagai informasi, CFD kali ini mengambil porsi sepanjang 4,4 kilometer di koridor HR Rasuna Said. 

Batas jalurnya membentang dari Utara ke Selatan (Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca) serta dari arah sebaliknya, Selatan ke Utara (Jalan Dr. Satrio hingga Jalan Setiabudi Utara Raya/Setiabudi Tengah).

Tetap Manfaatkan Angkutan Umum

Bagi warga yang ingin bepergian ke atau melintasi kawasan Kuningan, Dishub DKI menyarankan untuk mengoptimalkan layanan transportasi umum. 

Ada tujuh rute bus Transjakarta yang tetap melayani koridor HBKB ini, antara lain:

  • L13 (Puri Beta – Flyover Kuningan Express)
  • 13E (Puri Beta – Flyover Kuningan)
  • 4D (Pulo Gadung – Kuningan)
  • 6 (Ragunan – Galunggung)
  • 6A (Ragunan – Balai Kota via Kuningan)
  • 6H (Senen – Lebak Bulus)
  • 6M (Stasiun Manggarai – Blok M)

Masyarakat bisa memanfaatkan halte-halte strategis seperti Halte Setiabudi, Kuningan Madya, Karet Kuningan, dan Rasuna Said. 

Selain bus, LRT Jabodebek (rute Dukuh Atas–Harjamukti dan Dukuh Atas–Jati Mulya) juga bisa diakses via Stasiun LRT Rasuna Said dan Stasiun LRT Setiabudi.

10 Rute Alternatif Pengalihan Arus Lalu Lintas Utama

Bagi pengendara kendaraan bermotor, berikut adalah sepuluh jalur alternatif yang bisa dilalui selama penutupan Jalan HR Rasuna Said berlangsung:

  • Dari Timur (Manggarai) ke Barat (Tanah Abang/Karet): Lewat Jl. Sultan Agung -> Jl. Galunggung -> Jl. Karet Pasar Baru Timur III -> Jl. Karet Pasar Baru Timur II -> Jl. R.M Margono Djojohadikoesoemo.
  • Dari Barat (Tanah Abang/Karet) ke Timur (Manggarai): Lewat Jl. R.M Margono Djojohadikoesoemo -> Jl. Galunggung -> Jl. Sultan Agung.
  • Dari Utara (Menteng) ke Selatan (Kuningan): Lewat Jl. Galunggung -> Jl. Gembira -> Jl. Kuningan Persada -> Jl. Kuningan Mulya -> Jl. Achmad Bakrie Barat -> Jl. Casablanca.
  • Dari Selatan (Gatot Subroto) ke Utara (Menteng): Lewat Jl. H.R. Rasuna Said -> Jl. Prof. DR. Satrio -> Jl. Denpasar Raya -> Jl. Setiabudi -> Jl. Setiabudi Utara Raya -> Jl. Setiabudi Tengah -> Jl. Galunggung (atau alternatif lewat Jl. Gilimanuk -> Jl. Denpasar Raya -> Jl. Prof Dr Satrio -> Jl. Denpasar Raya).
  • Dari Barat (Tanah Abang/Karet) ke Timur (Kampung Melayu): Lewat Jl. KH Mas Mansyur -> Jl. Prof DR Satrio -> Jl. Raya Casablanca.
  • Dari Timur (Kampung Melayu) ke Barat (Tanah Abang/Karet): Lewat Jl. Raya Casablanca -> Jl. Prof DR Satrio -> Jl. KH Mas Mansyur.
  • Dari Kawasan Karet Pedurenan ke Utara (Menteng): Lewat Jl. Denpasar Raya -> Jl. Setiabudi -> Jl. Setiabudi Utara Raya -> Jl. Setiabudi Tengah -> Jl. Galunggung.
  • Dari Kawasan Karet Pedurenan ke Selatan (Gatot Subroto): Lewat Jl. Karet Pedurenan -> Jl. Prof DR Satrio -> Jl. HR Rasuna Said.
  • Dari Kawasan Taman Setiabudi ke Utara (Menteng): Lewat Jl. Setiabudi Tengah -> Jl. Galunggung.
  • Dari Kawasan Taman Setiabudi ke Selatan (Gatot Subroto): Lewat Jl. Setiabudi Tengah -> Jl. Setiabudi Selatan -> Jl. Denpasar -> Jl. Prof DR Satrio -> Jl. HR Rasuna Said.

Akses Khusus Tempat Ibadah, Kedutaan Besar, dan Hotel

Dishub DKI Jakarta juga memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang ingin menuju tempat ibadah, kantor kedutaan, ataupun hotel di sekitar koridor Rasuna Said dengan skema pengalihan berikut:

1. Menuju Rumah Ibadah (Gereja & Masjid)

  • Gereja/Masjid Sisi Barat: Kendaraan dari Utara diarahkan lewat Jl. Galunggung -> Jl. Setiabudi Tengah -> Jl. Setiabudi Selatan -> Jl. Denpasar. Dari Selatan, lewat Jl. HR Rasuna Said -> Jl. Gilimanuk -> Jl. Denpasar Raya -> Jl. Prof DR Satrio (putar balik di Kuningan City).
  • Gereja/Masjid Sisi Timur: Kendaraan dari Utara diarahkan lewat Jl. Galunggung -> Jl. Gembira -> Jl. Kuningan Persada -> Jl. Kuningan Mulya. Dari Selatan, lewat Jl. Prof DR Satrio -> putar balik di Kuningan City -> Jl. Jembatan Merah -> Jl. Achmad Bakrie Barat.
  • Akses Khusus Gereja Spesifik (GBI Sudirman, JPCC, GPdI Tebet): Pengalihan dioptimalkan melalui flyover Saharjo, Kuningan City, maupun pemanfaatan Jl. Prof. Dr. Soepomo dan Jl. Saharjo sesuai asal kedatangan jemaat.

2. Menuju Kantor Kedutaan Besar (Kedubes)

  • Kedubes Rusia, Yunani, Timor Leste, & Malaysia: Akses dialihkan memutar via Jl. Galunggung -> Jl. Setiabudi Tengah/Selatan -> Jl. Denpasar. Dari arah Gatot Subroto, kendaraan diarahkan masuk via Jl. Gilimanuk menuju Jl. Denpasar Raya dan berputar di depan Kuningan City.
  • Kedubes India: Dari Utara melewati Jl. Gembira -> Jl. Kuningan Persada -> Jl. Jembatan Merah. Dari Selatan melewati Jl. Prof DR Satrio -> putar balik depan Kuningan City -> Jl. Raya Casablanca.
  • Kedubes Arab Saudi: Petugas di lapangan akan memberlakukan kanalisasi khusus pada jalur Jalan Karet Karya (Taman Bakrie) menuju Jalan HR Rasuna Said untuk menjamin akses keluar-masuk kedutaan tetap aman.

3. Menuju Hotel dan Gedung Pertemuan

  • Sisi Barat: Akses dari Utara diarahkan melalui Jl. Galunggung -> Jl. Setiabudi Tengah -> Jl. Denpasar. Dari Selatan dialihkan via Jl. Gilimanuk -> Jl. Denpasar -> Jl. Prof DR Satrio -> putar balik Kuningan City.
  • Sisi Timur: Akses dari Utara diarahkan berputar sebelum Halte Halimun menuju Jl. Gembira -> Jl. Kuningan Persada. Dari Selatan dialihkan via Jl. Gilimanuk -> Jl. Denpasar Raya -> Jl. Prof DR Satrio -> putar balik Kuningan City -> Jl. Jembatan Merah.

Masyarakat dihimbau untuk merencanakan waktu perjalanan lebih awal dan selalu mematuhi instruksi serta arahan para petugas Dishub yang berjaga di setiap titik penyekatan.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: