Antam Bagi-bagi Dividen Rp5,04 T ke Pemegang Saham

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB
Kantor Pusat PT Antam di Jakarta. (BeritaNasional/Antam)
Kantor Pusat PT Antam di Jakarta. (BeritaNasional/Antam)

BeritaNasional.com - Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang (Antam) untuk Tahun Buku 2025 di Jakarta pada Rabu (10/6/2026), diputuskam bahwa emiten pertambangan ANTM ini akan membagikan total dividen senilai Rp5,04 triliun atau 70 persen dari laba bersih yang diperoleh pada 2025.

"Sebagai wujud komitmen perseroan dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, RUPST 2025 menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk," kata Direktur Utama Antam Untung Budiharto, dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Untung melanjutkan, laba sebesar Rp2,26 triliun atau 30 persen dari laba bersih ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis serta pelaksanaan berbagai proyek strategis perseroan ke depan.

Menurut Untung, keputusan pembagian dividen tersebut didukung oleh kinerja operasional dan keuangan Antam yang mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah perseroan.

"Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, Antam berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah perseroan," imbuh Untung.

Pada 2025, Antam membukukan pendapatan sebesar Rp84,64 triliun, ada peningkatan 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Antam juga mencatatkan laba bersih Rp7,92 triliun, tumbuh signifikan 106 persen dibandingkan capaian tahun 2024.

Untung menjelaskan, pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan global yang ditandai oleh volatilitas harga komoditas, dan ketidakpastian makroekonomi.

Kinerja positif ini didukung oleh optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan kinerja operasional, pengelolaan biaya yang efektif, serta penguatan eksekusi strategi bisnis yang terarah untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Selain itu, Antam juga terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan berbagai proyek hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral.

Untung menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Astacita Presiden Prabowo Subianto yang ke-5 terkait hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri dan memperkuat daya saing industri nasional.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: