Iran Ancam Serang Pangkalan Inggris jika Dukung AS

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 26 Juli 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi serangan rudal balistik Iran (Foto/Pixabay)
Ilustrasi serangan rudal balistik Iran (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa Inggris dapat menjadi sasaran serangan apabila memberikan dukungan kepada Amerika Serikat (AS) dalam operasi militer terhadap Iran.

Peringatan tersebut disampaikan seorang juru bicara IRGC kepada stasiun penyiaran milik pemerintah Iran, IRIB. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa negara mana pun yang membantu AS akan dianggap sebagai target yang sah.

“Negara mana pun, baik Inggris, negara-negara Pantai Teluk, atau lainnya” akan menjadi “target yang sah” jika mereka mendukung AS dalam serangannya terhadap Iran," ujar dikutip dari Al Jazeera, Minggu (26/7/2026).

Dia pun menyoroti peran Inggris. Menurutnya, pesawat pembom B-1 milik Amerika Serikat menggunakan bandara-bandara di Inggris untuk melancarkan serangan baru-baru ini.

“Jika mereka bekerja sama (dengan AS), mereka akan menjadi target pasti dan sah kami,” timpalnya.

Pernyataan IRGC itu muncul sekitar dua pekan setelah pemerintah Inggris secara resmi menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris melalui kebijakan baru yang memungkinkan badan negara asing yang dinilai mengancam keamanan nasional dimasukkan ke dalam daftar organisasi terlarang.

Dengan penetapan tersebut, setiap individu yang terbukti mendukung atau membantu aktivitas IRGC dapat menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 14 tahun berdasarkan ketentuan yang berlaku di Inggris.

Sumber: Al-Jazeerasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: