Pejabat Iran Ancam Balik AS, Konflik dengan Washington Berpotensi Makin Panas

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 24 Juli 2026 | 09:31 WIB
Ilustrasi perang Iran vs Amerika Serikat. (Foto/copilotAI)
Ilustrasi perang Iran vs Amerika Serikat. (Foto/copilotAI)

BeritaNasional.com -  Pejabat senior Iran merespons pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dengan ancaman akan meningkatkan eskalasi konflik sesuai kepentingan Teheran.

Kepala Protokol Kantor Presiden Iran Abbas Mousavi menyindir pernyataan Rubio melalui unggahan di platform X. Ia menyebut respons Iran ke depan bisa jauh lebih besar dibanding konsep "mata dibalas mata".

"Ini bukan sekadar gertakan," tulis Mousavi dalam pernyataannya, Jumat (24/7/2026).

Sebelumnya, Rubio mengatakan pendekatan militer Amerika Serikat terhadap Iran adalah "kepala dibalas kepala". Pernyataan tersebut disampaikan ketika ia ditanya mengenai strategi militer Teheran yang selama ini dikenal dengan prinsip "mata dibalas mata".

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat setelah serangkaian serangan udara yang disebut pejabat Iran sebagai tindakan yang memperburuk hubungan kedua negara.

Iran Bersiap Hadapi Kemungkinan Konflik Berlanjut

Dari Teheran, laporan menyebut pembicaraan mengenai negosiasi dengan Amerika Serikat mulai berkurang, sementara kekhawatiran terhadap konflik lanjutan semakin meningkat.

Sejumlah pejabat militer Iran menyatakan pasukan mereka siap menghadapi kemungkinan serangan berikutnya.

Pemerintah Iran juga masih menunjukkan sikap penuh kecurigaan terhadap peluang dialog dengan Washington.

Iran menilai upaya diplomasi sebelumnya gagal setelah pembicaraan berlangsung di tengah situasi yang kemudian berujung pada serangan udara.

Meski peluang penyelesaian melalui jalur diplomatik masih terbuka, kondisi di Teheran saat ini lebih banyak diwarnai persiapan menghadapi kemungkinan eskalasi baru.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: