Tantang Nvidia, AMD Luncurkan Sistem Rak AI Helios untuk Laboratorium Besar
BeritaNasional.com - Persaingan di industri chip kecerdasan buatan (AI) semakin memanas. Produsen semikonduktor AMD secara terbuka menantang Nvidia dengan meluncurkan sistem skala rak (rack-scale system) terbaru bernama Helios.
Perangkat keras ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komputasi super besar di laboratorium-laboratorium AI terkemuka dunia.
Dalam konferensi Advancing AI yang dilansir dari TechCrunch pada Jumat (24/7/2026), Ketua dan CEO AMD Lisa Su memperkenalkan Helios bersamaan dengan pengumuman daftar pelanggan besar mereka yang terus bertambah. Sistem rak AI berdaya tinggi tersebut dijadwalkan mulai dikirimkan pada akhir tahun ini.
Sebagai informasi, sistem rak menggabungkan banyak prosesor ke dalam satu unit tunggal untuk pusat data (data center) yang berfungsi melatih sekaligus menjalankan model AI dengan beban kerja komputasi yang sangat intensif.
Klaim Kinerja Tertinggi dan Kalahkan Dominasi Nvidia
Lisa Su mengeklaim Helios sebagai rak AI berkinerja tertinggi di industri teknologi saat ini. Perangkat tersebut sengaja dirancang untuk menangani model-model AI terdepan yang paling menuntut dalam skala masif.
AMD menyatakan bahwa sistem ini nantinya akan diadopsi oleh perusahaan-perusahaan AI top dunia dalam skala gigawatt.
Langkah agresif AMD ini menjadi ancaman langsung bagi Nvidia, yang secara historis mendominasi pasar lewat sistem rack-scale andalan seperti Vera Rubin dan Grace Blackwell.
Peluang AMD untuk merebut pangsa pasar terbilang besar. Laporan dari The Register mengungkapkan metrik performa Helios berhasil mengungguli Vera Rubin milik Nvidia dalam sejumlah pengujian penting.
Meski baru diungkap pada 2025 dan sempat dipamerkan di ajang CES 2026 pada Januari lalu, Helios langsung kebanjiran peminat. Nama-nama besar seperti OpenAI, Meta, Oracle, Anthropic, hingga Microsoft dilaporkan sudah mengantre untuk menerapkan sistem ini.
CEO Microsoft Satya Nadella mengonfirmasi pihaknya bakal memperluas infrastruktur Azure menggunakan Helios.
Anthropic juga menjalin kemitraan strategis dengan AMD untuk menerapkan GPU hingga kapasitas dua gigawatt melalui sistem rak baru tersebut.
Selain Helios, AMD memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan CPU terbaru mereka, Venice-X, yang dirancang khusus untuk beban komputasi pusat data tingkat tinggi dan diproyeksikan meluncur pada 2027.
Pasar Akselerator AI Diprediksi Tembus USD 1,4 Triliun
Lisa Su memproyeksikan perubahan lanskap industri chip yang sangat signifikan. Pada tahun 2030, chip penyokong AI diprediksi akan mendominasi pasar komputasi global, dipicu oleh tren AI berbasis agen (agentic AI).
"Ketika Anda meminta AI agen melakukan sesuatu, ada puluhan langkah proses yang berjalan. Ia harus berpikir, memanggil alat bantu, hingga mengakses data berulang kali sampai masalah selesai. Proses ini membutuhkan GPU dalam jumlah yang sangat besar," jelas Su.
Melihat fenomena tersebut, AMD memperkirakan pasar akselerator AI akan meroket hingga menyentuh angka USD 1,4 triliun pada 2030.
Nilai fantastis ini hampir setara dengan total ukuran seluruh pasar semikonduktor global saat ini.
Su meyakini GPU akan tetap menguasai porsi terbesar dari pasar tersebut karena fleksibilitas pemrogramannya yang sangat cocok dengan algoritma AI yang terus berkembang.
Sumber: TechCrunch
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







