Kasus Penyekapan di Bandung, DPR Minta Masyarakat Tidak Ragu Lapor Polisi

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 23 Juni 2026 | 16:55 WIB
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto/YouTube TV Parlemen)
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto/YouTube TV Parlemen)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta masyarakat jangan bungkam jika melihat masalah tindak pidana. Salah satunya belajar dari kasus penyekapan dan penganiyaan perempuan selama tiga tahun di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Masyarakat diimbau jika ada peristiwa serupa langsung melaporkan ke kepolisian.

"Dan ini kita mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa bagaimana muncul keamanan ketertiban ini dari masyarakat sendiri," kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

"Kalau terjadi hal-hal seperti itu, jangan bungkam, jangan diam, sampaikan kepada pihak kepolisian supaya bisa ditindak secepatnya," sambungnya.

Menurut Cucun, kasus ini bisa terjadi karena korban dan keluarganya tidak berani melapor ke polisi.

"Ini karena ada hal-hal yang hidden, ketakutan karena ancaman atau apa pun, sehingga si korban ini enggak berani untuk melaporkan ataupun keluarganya," katanya.

Sementara itu, Cucun sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat. Polda Jawa Barat sudah membentuk satuan tugas untuk mengejar pelaku.

"Percayakan, dalam waktu beberapa jam ini dari tadi, terus kami koordinasi dengan Pak Kapolda, akan segera mengejar pelaku penyekapan ini ya," katanya.

DPR, melalui Komisi VIII, mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memberi pendampingan bagi korban.

"Oh, jelas. Itu nanti PPA, kemudian juga Kementerian PA sudah tadi dengan Komisi VIII, kami akan turun juga di apa, di Jawa Barat ya, di Kabupaten Bandung, itu di Rancaekek menemui, sekaligus sampai kapan kembali lagi itu si korban bisa pulih, ada trauma healing-nya," jelas Cucun.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: