Hasil Piala Dunia 2026: Portugal Depak Kroasia Lewat Gol Menit Akhir dan Drama VAR

Oleh: Tarmizi Hamdi
Jumat, 03 Juli 2026 | 08:19 WIB
Laga Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026. (Foto/FIFA)
Laga Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026. (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - Duel babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua raksasa Eropa, Portugal vs Kroasia, di Toronto Stadium, Kanada, pada Jumat (2/7/2026) berjalan dramatis. 

Lewat drama menit-menit akhir, timnas berjuluk Selecao das Quinas akhirnya sukses membungkus kemenangan tipis 2-1 atas Vatreni.

Laga ini juga mencetak sejarah unik di panggung Piala Dunia. Untuk pertama kalinya, dua pemain outfield berusia di atas 40 tahun saling berhadapan sebagai kapten, yakni Cristiano Ronaldo (41 tahun 147 hari) dan Luka Modric (40 tahun 296 hari).

Di babak kedua. Kroasia mengejutkan lini pertahanan Selecao das Quinas setelah Ivan Perišić sukses mencetak gol pembuka pada menit ke-53, membawa Vatreni unggul 1-0.

Tertinggal satu gol memaksa Portugal keluar menyerang lebih agresif. Hasilnya, pada menit ke-68, Portugal mendapatkan hadiah penalti. Sang kapten, Cristiano Ronaldo, yang maju sebagai eksekutor dengan tenang menaklukkan kiper Kroasia dari titik putih untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang dan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, drama menit akhir tercipta. Pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+4, pemain pengganti Gonçalo Ramos muncul sebagai pahlawan kemenangan Portugal setelah sundulannya merobek jala Kroasia. 

Gol telat tersebut mengunci kemenangan dramatis 2-1 untuk Portugal sekaligus memulangkan Kroasia.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit pertama dibunyikan, Portugal langsung mengambil inisiatif serangan. Bruno Fernandes memberikan ancaman beruntun di menit ke-4, namun kiper Kroasia, Dominik Livakovic, tampil gemilang di bawah mistar.

Cristiano Ronaldo yang terus disoraki oleh suporter Kroasia setiap kali memegang bola, sempat mendapatkan peluang lewat tendangan bebas di menit ke-13, namun eksekusinya membentur pagar hidup. Babak pertama berjalan alot dan ditutup dengan skor kacamata 0-0.

Memasuki paruh kedua, Kroasia langsung menggebrak. Hasilnya berbuah manis pada menit ke-53. Ivan Perisic sukses memecah kebuntuan setelah menyambar bola di tiang jauh dan menaklukkan Diogo Costa. Kroasia memimpin 1-0.

Tertinggal satu gol, pelatih Portugal Roberto Martinez langsung melakukan perombakan massal pada menit ke-62 dengan memasukkan empat pemain sekaligus, termasuk Bernardo Silva dan Goncalo Ramos.

Keputusan itu berbuah instan. Pada menit ke-65, wasit menunjuk titik putih setelah VAR mendeteksi adanya pelanggaran (holding) dalam situasi sepak pojok.

Cristiano Ronaldo yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna di menit ke-68! Gol ini sekaligus menjadi sejarah baru bagi CR7 sebagai gol pertamanya di fase gugur (knockout stage) sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Drama Menit-Menit Akhir

Memasuki injury time, wasit memberikan tambahan waktu hingga 10 menit. Di sinilah drama sesungguhnya dimulai.

Pada menit ke-90+4, stadion bergemuruh. Memanfaatkan umpan manis dari Rafael Leao, pemain pengganti Goncalo Ramos memenangi duel udara dan menyundul bola masuk ke gawang Kroasia. Portugal berbalik unggul 2-1!

Kroasia yang tersudut langsung keluar menyerang total. Di detik-detik akhir laga (menit ke-90+15), terjadi kemelut horizontal di dalam kotak penalti Portugal. Kroasia berhasil menceploskan bola ke dalam gawang Diogo Costa yang membuat skor seolah-olah menjadi imbang 2-2. Pemain Kroasia pun berselebrasi karena merasa laga akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Namun, drama belum usai. Wasit meninjau ulang kejadian tersebut lewat VAR. Hasilnya, Mario Pasalic dinyatakan sudah terjebak posisi offside terlebih dahulu pada menit ke-90+13 sebelum gol terjadi. Gol Kroasia pun resmi dibatalkan!

Tak lama kemudian, peluit panjang dibunyikan. Portugal keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-1 dalam laga yang akan dikenang sebagai salah satu duel paling mendebarkan di Piala Dunia 2026.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: