Kanada Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Jesse Marsch: Detail Kecil Jadi Pembeda

Oleh: Harits Tryan
Minggu, 05 Juli 2026 | 12:31 WIB
Pelatih Kanada, Jesse Marsch. (Foto/FIFA)
Pelatih Kanada, Jesse Marsch. (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - Pelatih Kanada, Jesse Marsch, tetap memberikan apresiasi kepada penampilan anak asuhnya meski harus mengakui keunggulan Maroko dengan skor 0-3 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, pada Sabtu (4/7/2026) malam.

Marsch menilai timnya mampu memberikan perlawanan sengit, terutama sepanjang babak pertama hingga awal babak kedua. Menurutnya, perbedaan utama kedua tim terletak pada efektivitas penyelesaian akhir.

"Mereka membuat beberapa peluang lebih baik dibanding kami, tetapi meningkatkan intensitas permainan bukanlah masalahnya. Hanya saja mereka memiliki kualitas yang sedikit lebih baik di sepertiga akhir lapangan, sementara kami sedikit kurang memiliki kemampuan untuk membuat perbedaan pada momen yang kami butuhkan," kata Marsch seusai pertandingan dikutip dari laman FIFA, Minggu (5/7/2026).

Dia menegaskan Kanada telah menjalankan rencana permainan sesuai yang diinginkan. Ia juga memuji mentalitas para pemain yang tetap tampil berani menghadapi salah satu tim terbaik di turnamen.

"Tetapi dari sisi rencana pertandingan dan gagasan tentang bagaimana kami ingin bermain sepak bola, serta semangat para pemain yang percaya pada diri sendiri, tampil berani, menghadapi tim besar yang bahkan saya tidak tahu sudah berapa lama tidak terkalahkan, dan mampu membawa mereka hingga batas kemampuan mereka, kami sebenarnya jauh lebih baik di babak pertama bahkan hingga awal babak kedua. Ada satu momen yang membuat skor menjadi 1-0" ujarnya.

Marsch juga menilai Kanada layak mendapatkan hasil yang lebih baik setelah tampil dominan pada babak pertama. Namun, ia mengakui pertandingan ditentukan oleh detail-detail kecil yang mampu dimanfaatkan Maroko.

Meski langkah Kanada terhenti di babak 16 besar, Marsch menilai performa timnya sepanjang turnamen menjadi fondasi penting untuk terus berkembang di level internasional. Ia optimistis pengalaman di Piala Dunia 2026 akan menjadi modal berharga bagi skuad Kanada dalam menghadapi kompetisi-kompetisi mendatang.

"Di seluruh lapangan, kami memiliki 11 penampilan luar biasa pada babak pertama. Kami kurang beruntung karena tidak mampu unggul lebih dulu. Lalu semuanya ditentukan oleh detail-detail kecil. Namun, para penggemar kami sangat beruntung memiliki tim seperti ini, tim yang bermain dengan penuh semangat dan berani mengejar kemenangan," tutur Marsch.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: