Kogabwilhan III Ungkap Ladang Ganja di Papua, Hasil Penjualan Diduga Biayai OPM

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 07 Juli 2026 | 10:11 WIB
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto dalam sesi konferensi pers. (Foto/istimewa)
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto dalam sesi konferensi pers. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III mengungkap fakta adanya sejumlah ladang ganja di pedalaman Papua. Dari hasil penyidikan, terkuak jika hasil penjualan narkotika itu kerap dipakai untuk mendanai teror para komplotan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan bahwa fakta itu ditemukan dari hasil keterlibatan TNI dalam membantu pemberantasan narkotika, berdasarkan rekapitulasi kejadian menonjol di wilayah Papua selama Januari hingga Juni 2026.

“Satgas TNI berhasil mengungkap 30 kasus narkotika yang didominasi oleh pengungkapan peredaran ganja, penemuan ladang ganja, serta penggagalan penyelundupan melalui jalur udara, laut, maupun perbatasan negara,” kata Lucky dalam keteranganya, dikutip Selasa (7/7/2026).

Sejauh ini berhasil disita 1.479 batang pohon ganja, puluhan kilogram ganja kering, dan beberapa temuan lokasi ladang ganja siap panen. Bersamaan dengan itu, puluhan tersangka juga berhasil diamankan, termasuk di antaranya warga negara asing (WNA). 

"Ironisnya, hasil budidaya tanaman haram yang ditanam OPM mulai dari daerah pelosok hingga pekarangan rumah masyarakat, diperjualbelikan OPM kepada anak-anak muda, di mana hasil penjualan digunakan untuk membiayai kegiatan separatis mereka," ucap Lucky.

Kini tersangka tersebut sudah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sedangkan, TNI menegaskan fokus melakukan penindakan di lapangan.

”Maraknya keberadaan ladang-ladang ini, tak lepas dari ujaran, seruan dan anjuran pimpinan OPM, Sebby Sambom, yang melegalkan ganja untuk ditanam di tanah suci Papua,” ucap dia. sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: