Di Hadapan Modi, Puan Tegaskan Hubungan Indonesia dan India Semakin Erat

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 07 Juli 2026 | 18:15 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menyambut kedatangan PM Narendra Modi. (BeritaNasional/Elvis)
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menyambut kedatangan PM Narendra Modi. (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan India semakin erat. Puan menyampaikan hal tersebut di hadapan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat kunjungan kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

"Yang Mulia, kini hubungan Indonesia dan India semakin erat," kata Puan dalam sambutannya.

Kedekatan hubungan Indonesia dan India ditandai dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India pada 2025.

"Kita adalah dua negara demokrasi besar, sesama kekuatan maritim di Samudra Hindia yang menjunjung tinggi prinsip kedaulatan di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks," kata Puan.

DPR RI terus mendukung peningkatan hubungan Indonesia dan India menjadi Comprehensive Strategic Partnership. DPR RI juga mendukung pelaksanaan Shared Vision on Maritime Cooperation in the Indo-Pacific yang disepakati saat kunjungan Narendra Modi pada 2018.

"Kedua dokumen tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang," ujar Puan.

Politikus PDI Perjuangan itu mengapresiasi kebijakan Act East Policy India yang menempatkan Indonesia dan ASEAN sebagai mitra strategis. Kemitraan tersebut dinilai semakin penting di tengah meningkatnya rivalitas kekuatan besar, gangguan rantai pasok global, krisis pangan dan energi, serta dampak perubahan iklim.

Puan juga membuka peluang yang lebih luas bagi kerja sama parlemen Indonesia dan India melalui forum parlemen regional maupun multilateral.

"Selain melalui mekanisme friendship group bilateral, DPR RI siap memperkuat kerja sama dengan Parlemen India di berbagai forum parlemen regional dan multilateral," tuturnya.

Kerja sama parlemen Indonesia dan India diharapkan semakin berorientasi pada hasil serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat kedua negara.

Menurut Puan, diperlukan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk memperkuat hubungan bilateral maupun multilateral.

"Diplomasi parlemen tidak hanya melengkapi diplomasi pemerintah, tetapi juga memperluas ruang dialog, membangun saling pengertian, memperkuat kepercayaan, serta mendorong lahirnya dukungan politik bagi berbagai agenda kerja sama bilateral maupun multilateral yang menjadi kepentingan bersama," katanya.

Puan juga mengapresiasi pembentukan India-Indonesia Parliamentary Friendship Group oleh Parlemen India pada Februari 2026. Ia berharap kelompok tersebut dapat bekerja sama dengan Grup Kerja Sama Bilateral DPR RI–Parlemen India yang dibentuk pada Januari 2025.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: