Kapolda Banten Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, 8 dari 12 Titik Api Sudah Padam
BeritaNasional.com - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melaporkan proses pemadaman api yang membakar di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang masih terus berjalan.
Demikian disampaikan Hengki yang telah meninjau lokasi kebakaran. Saat ini delapan dari 12 titik api yang terdeteksi berhasil dipadamkan sedangkan empat titik masih dalam proses pendinginan sampai dengan Selasa (7/7/2026).
“Dari hasil pemantauan terdapat 12 titik api. Alhamdulillah, hingga saat ini delapan titik api telah berhasil dipadamkan, sedangkan sisanya masih dalam proses pendinginan dan penanganan oleh petugas di lapangan,” kata Hengki dalam keterangannya.
Sedangkan untuk luas area yang terbakar tercatat 15 hektare dari 32 hektare dan api pertama kali dilaporkan dari bagian belakang area TPA pada 30 Juni 2026. Upaya pemadaman sedianya telah dilakukan pekerja, namun cuaca panas dan angin kencang membuat api cepat merambat ke timbunan sampah lainnya.
Karena api yang semakin membesar, petugas gabungan yakni Polda Banten, Polresta Tangerang berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait segera bertindak menangani kebakaran.
“Dalam penanganan di lapangan, dikerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran, dukungan helikopter water bombing, empat unit alat berat, serta personel Polresta Tangerang dan jajaran Polsek,” tutur dia.
Selain membantu pemadaman, Hengki menyampaikan kehadiran personel Polri dimaksudkan untuk pengamanan di lokasi kebakaran, jalur evakuasi, lokasi pengungsian, fasilitas kesehatan, hingga mengatur arus lalu lintas agar kendaraan pemadam, ambulans, alat berat, dan distribusi logistik dapat bergerak lancar.
“Kami juga melaksanakan patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengamankan barang-barang milik masyarakat yang terdampak, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penanganan berlangsung,” terangnya.
Berdasarkan data instansi terkait, sebanyak 126 warga mengungsi sebagai langkah antisipasi akibat asap kebakaran. Sementara, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat 334 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap.
“Pengamanan di lokasi pengungsian, fasilitas kesehatan, serta distribusi bantuan kemanusiaan terus dilakukan agar pelayanan kepada warga terdampak berjalan lancar,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Hengki menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di sekitar lokasi yang masih terdampak asap, mengikuti arahan petugas, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Polda Banten, akan terus mengawal proses penanganan hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan dan situasi kembali aman,” tukasnya.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu







