Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz Jadi Modal Telkomsel Perluas Layanan Digital

Oleh: Imantoko Kurniadi
Rabu, 22 Juli 2026 | 15:20 WIB
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna. (Foto/Doc. Tsel)
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna. (Foto/Doc. Tsel)

BeritaNasional.com - Telkomsel mendapatkan total alokasi spektrum terbesar dalam hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi).

Dalam hasil seleksi tersebut, Telkomsel memperoleh total 100 MHz spektrum yang terdiri dari 2x10 MHz pada pita 700 MHz dan 80 MHz pada pita 2,6 GHz.

Tambahan kapasitas frekuensi ini akan dimanfaatkan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas jaringan serta memperluas akses layanan digital bagi masyarakat. 

"Kami berterima kasih kepada Kemkomdigi atas hasil seleksi spektrum yang telah diselenggarakan secara transparan, akuntabel, dan dengan tata kelola yang baik. Bagi Telkomsel, alokasi spektrum ini bukan sekadar tambahan sumber daya jaringan, melainkan amanah untuk terus menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia. Kami akan mengoptimalkan pemanfaatan spektrum tersebut secara bertanggung jawab dan bertahap agar dapat semakin Melayani Sepenuh Hati dan memberikan manfaat nyata, mulai dari konektivitas yang semakin merata, kapasitas layanan yang lebih baik, hingga dukungan terhadap transformasi digital," ujar VP Technology Strategy & Consumer Product Development Telkomsel, Ronald Limoa, dalam keterangannnya, Rabu (22/7/2026).

Perolehan spektrum baru tersebut akan menjadi salah satu langkah Telkomsel dalam memperluas cakupan layanan 5G di Indonesia.

Pengembangan ini juga mendukung pemenuhan komitmen pembangunan jaringan di desa-desa yang telah ditetapkan oleh Kemkomdigi.

Kombinasi pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz memiliki karakteristik yang saling melengkapi. Pita 700 MHz yang termasuk kategori low-band mampu memberikan jangkauan lebih luas serta membantu meningkatkan kualitas sinyal, termasuk di area yang membutuhkan penetrasi jaringan lebih baik.

Sementara itu, pita 2,6 GHz atau mid-band akan difokuskan untuk memperkuat kapasitas jaringan dalam menghadapi peningkatan kebutuhan trafik data dan mendukung kesiapan pengembangan layanan 5G di masa mendatang.

Dengan tambahan spektrum tersebut, Telkomsel menargetkan pengalaman digital pelanggan menjadi semakin stabil, cepat, dan relevan, baik untuk kebutuhan individu, rumah tangga, bisnis, maupun sektor industri.

Dorong Transformasi Digital Indonesia

Telkomsel menilai spektrum merupakan aset strategis dalam perkembangan industri telekomunikasi. Ketersediaan spektrum yang memadai menjadi faktor penting untuk menghadirkan konektivitas berkualitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital di Indonesia, Telkomsel akan terus berkoordinasi dengan regulator dan berbagai pihak terkait untuk menjalankan tahapan lanjutan sesuai aturan yang berlaku.

Optimalisasi spektrum akan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, kesiapan infrastruktur jaringan, serta arah transformasi digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

"Spektrum adalah sumber daya publik yang sangat strategis. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada besarnya alokasi yang diperoleh, melainkan bagaimana mengubah sumber daya tersebut menjadi manfaat nyata yang dirasakan pelanggan melalui pengalaman digital yang semakin mudah, nyaman, dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari maupun pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," pungkas Ronald.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: