Sambangi Gedung Bundar, Deputi BGN Ketut Akui Data Kejagung Bisa untuk Perbaikan

Oleh: Aco
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:43 WIB
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana (Beritanasional/Bachtiar)
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Ketut Sumedana seorang jaksa yang telah dipercaya menjadi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) turut datang ke Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (22/7/2026).

Dalam kesempatan ini, Ketut turut menjawab terkait penempatan atas Keputusan Presiden (Keppres) yang diterbitkan Presiden Prabowo Subianto atas sepengetahuan Jaksa Agung, ST Burhanuddin.

“Itu Kepres dari presiden. Iya (sepengetahuan Jaksa Agung),” kata Ketut saat ditemui di gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Menurut Ketut, tugasnya di BGN untuk memastikan seluruh pengawasan berjalan dengan baik. Sehingga program MBG bisa berjalan sebagaimana cita-cita dari Presiden.

“Iya semuanya. Mengawasi pelaksanaan tugas-tugasnya biar tepat sasaran,” tuturnya 

Sedangkan terkait kedatanganya ke Kejagung, Ketut mengaku hanya ingin menemui temannya. Walaupun demikian, ia menilai jika hasil penyidikan terkait korupsi penyimpangan tata kelola MBG dapat digunakan sebagai bahan evaluasi BGN.

"Nanti kan bahan-bahan dari sini kan kita gunakan untuk perbaikan. Apa pun yang ditemukan oleh teman-teman penyidik, kita akan gunakan untuk perbaikan, untuk BGN biar lebih baik ke depannya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan lima pejabat tinggi madya baru yang akan mengisi jabatan Sekretaris Utama hingga deputi di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026). 

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, para pejabat tersebut baru dilantik pada hari ini melalui Keputusan Presiden.

"Melalui penunjukan langsung oleh Presiden. Kemarin, kami mendapatkan Kepres untuk mengangkat beliau-beliau ini, pejabat tinggi madya," kata Arum dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta.

Menurut Arum, pergantian pejabat dilakukan untuk memperkuat organisasi BGN, terutama dalam membenahi tata kelola sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kami membutuhkan tim untuk memperbaiki (tata kelola) BGN dan Makan Bergizi Gratis," ujar Arum.

Adapun lima pejabat yang diperkenalkan yakni Dr. Lili Khamiliyah, S.E., M.Si. sebagai Sekretaris Utama, dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, M.K.M. sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola.

Lalu, Zainuri, Ak. sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si. sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, serta Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.

Arum menyebut bahwa kehadiran para pejabat baru diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas BGN, termasuk dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: