Kenali Salah Satu Bursa Saham Terbesar Dunia, Begini Cara Kerja NASDAQ

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Jumat, 24 Juli 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi bursa saham Nasdaq. (BeritaNasional/Freepik)
Ilustrasi bursa saham Nasdaq. (BeritaNasional/Freepik)

BeritaNasional.com -  Bagi kamu yang berkecimpung dalam investasi atau saham pasti tidak asing dengan Nasdaq. Ya...Nasdaq merupakan salah satu bursa saham terbesar di dunia dan menjadi rumah bagi banyak perusahaan teknologi ternama.

Pergerakan indeks ini sering dijadikan acuan untuk melihat kondisi sektor teknologi global sekaligus menjadi pilihan bagi investor yang ingin berinvestasi pada perusahaan dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Supaya lebih memahami cara kerjanya, yuk pahami pengertian, fungsi, keunggulan, hingga strategi trading Nasdaq berikut ini yang dilansir dari laman Pegadaian. 

Apa Itu Nasdaq?

Nasdaq singkatan dari National Association of Securities Dealers Automated Quotations. Bursa saham ini berdiri pada 8 Februari 1971 dan dikenal sebagai sistem kuotasi elektronik pertama di dunia, kemudian berkembang menjadi bursa saham elektronik.

Meskipun identik dengan perusahaan teknologi, Nasxaq juga menaungi emiten dari berbagai sektor, seperti ritel, kesehatan, restoran, hingga pariwisata.

Indeksnya menggunakan metode kapitalisasi pasar sehingga nilai perusahaan yang lebih besar memiliki pengaruh lebih besar terhadap pergerakan indeks.

Awalnya, NASDAQ berfungsi sebagai sistem kuotasi elektronik untuk pasar over-the-counter (OTC). Namun, seiring perkembangan teknologi, NASDAQ tumbuh menjadi salah satu bursa saham terbesar di dunia dengan ribuan perusahaan yang tercatat di dalamnya.

Karena didominasi oleh perusahaan teknologi, pergerakannya juga sangat dipengaruhi oleh perkembangan industri tersebut.

Cara Kerja NASDAQ

Nasdaq adalah bursa yang mengandalkan sistem elektronik sehingga transaksi dapat berlangsung dengan cepat dan efisien. Berikut alur sederhananya:

Investor Mengirimkan Perintah: Investor memasukkan perintah beli atau jual saham melalui perusahaan sekuritas atau broker. Seluruh pesanan kemudian dikirim secara digital ke sistem NASDAQ.

Sistem Mencocokkan Transaksi: Sistem akan secara otomatis mencocokkan pesanan beli dan jual berdasarkan harga terbaik serta jumlah saham yang tersedia.

Transaksi Dieksekusi: Jika terjadi kecocokan, transaksi akan langsung diproses. Setelah itu, harga saham diperbarui secara otomatis sehingga seluruh pelaku pasar memperoleh informasi secara real time.

Fungsi NASDA

  1. Platform perdagangan saham, yaitu tempat perusahaan menghimpun modal melalui penawaran saham kepada publik.
  2. Penyedia pasar likuid yang memungkinkan investor melakukan transaksi dengan cepat dan efisien.
  3. Barometer sektor teknologi karena banyak perusahaan teknologi terbesar di dunia tercatat di dalamnya.
  4. Pengelola indeks pasar, seperti Nasdaq Composite dan Nasdaq-100, yang menjadi acuan investor global.


NASDAQ berperan besar dalam mendukung pertumbuhan perusahaan berbasis teknologi melalui pendanaan dari pasar modal.

Bursa ini juga menjadi salah satu indikator kesehatan industri teknologi dunia karena pergerakan indeksnya sering mencerminkan sentimen investor terhadap sektor tersebut.

Berbeda dengan NYSE yang masih memiliki aktivitas perdagangan di lantai bursa, seluruh transaksi di NASDAQ dilakukan secara elektronik sehingga proses perdagangan menjadi lebih cepat dan efisien.
 

Keunggulan NASDAQ

Likuiditas Tinggi: Volume perdagangan yang besar membuat saham lebih mudah diperjualbelikan tanpa memberikan pengaruh signifikan terhadap harganya.

Inovasi Teknologi: NASDAQ terus mengembangkan teknologi perdagangan untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan keamanan transaksi.

Akses Global: NASDAQ dapat diakses oleh investor dari berbagai negara selama jam perdagangan NASDAQ melalui broker yang menyediakan akses internasional.

 

Perbedaan NASDAQ dan Pasar Saham Lainnya

Meskipun sama-sama berasal dari Amerika Serikat, NASDAQ memiliki karakteristik yang berbeda dari NYSE, Dow Jones, dan S&P 500.

1. S&P 500

S&P 500 berisi sekitar 500 perusahaan besar dari berbagai sektor sehingga komposisinya lebih beragam dibandingkan dengan NASDAQ yang didominasi perusahaan teknologi.

2. NYSE

NYSE masih menggabungkan sistem elektronik dengan aktivitas perdagangan di lantai bursa. Sebaliknya, seluruh transaksi di NASDAQ berlangsung secara digital.

3. Dow Jones

Dow Jones hanya terdiri dari 30 perusahaan besar dan menggunakan metode pembobotan berdasarkan harga saham. Sementara itu, NASDAQ memiliki ribuan emiten dengan metode kapitalisasi pasar.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: