Dorong Ekonomi Baru, Cak Imin: Banyak Pengusaha NU Rontok Dalam 20 Tahun Terakhir
BeritaNasional.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong jalan baru ekonomi karena dalam 28 tahun reformasi masih belum tercapai ekonomi yang setara dan adil kepada pengusaha kecil.
Ia mengungkit banyak pengusaha Nahdlatul Ulama (NU) yang usahanya kesulitan dan bangkrut.
"Karena itu, 28 tahun reformasi, 28 tahun usia PKB, kita berkomitmen untuk mengambil jalan baru ekonomi, jalan baru yang sekian tahun alpa. Alpa apa? Tidak ada policy sedikitpun yang menguntungkan usaha kecil menengah, tidak ada kesempatan," ujar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat Harlah ke-28 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Cak Imin menyebut dalam 20 tahun terakhir banyak pengusaha dari kalangan NU yang tidak tumbuh. Bahkan bisnisnya berantakan.
"Saya ditanya, ada berapa jumlah pengusaha NU? Sudah 20 tahun ini rontok, pengusaha NU hampir tidak tumbuh. Banyak pelaku-pelaku bisnis yang berantakan," katanya.
Menurut Cak Imin, kondisi tersebut terjadi karena dalam 25 tahun terakhir, ekonomi Indonesia bergantung pada dinamika pasar global dan pasar regional.
"Selama 25 tahun ini, kita entah sengaja atau tidak sadar terombang-ambing oleh pasar global, pasar-pasar regional, sehingga produk-produk ekonomi kita, produk-produk legislasi kita amat sangat tanpa arah yang jelas. Bahkan, kadang-kadang partai-partai pun terpinggirkan dengan sendirinya, tidak punya akses ekonomi yang baik, apalagi rakyat. Akses ekonomi menjauh," jelasnya.

TEKNOLOGI | 20 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 16 jam yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 12 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





