Cak Imin Usulkan Perubahan 108 Undang-Undang, Termasuk Cipta Kerja dan Minerba

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 23 Juli 2026 | 23:04 WIB
Prabowo saat hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto/tangkapan layar)
Prabowo saat hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto/tangkapan layar)

BeritaNasional.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengusulkan 108 undang-undang untuk diubah demi terwujudnya kedaulatan ekonomi. Ia menyebut ada sejumlah undang-undang yang harus segera diubah.

Maka itu, Cak Imin menawarkan gagasan ekonomi Prabowonomics. Ia mengajak partai-partai untuk mendukung gagasan tersebut.

"Ada 108 undang-undang yang akan kita ajak Pak Prabowo dan partai-partai untuk kita ubah agar yang disebut dengan kedaulatan ekonomi itu terwujud. Setelah kita pikir-pikir, diskusi panjang, tema yang bisa kita usung adalah arah baru ekonomi konstitusi. Biar gampang dan biar ada pemimpinnya, dan insya Allah kita yakin bisa sukses: Prabowonomics. Maju Prabowonomics. Prabowonomics," kata Cak Imin saat Harlah ke-28 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Cak Imin merinci sejumlah undang-undang yang perlu segera diubah, yaitu Omnibus Law Cipta Kerja, UU Kehutanan, UU Minerba, UU Keuangan Negara, hingga UU Agraria.

"Banyak, perubahan omnibus law, perubahan undang-undang kehutanan, minerba, keuangan negara, agraria, semua harus diubah. Ini kita ajak semua pihak untuk berpikir agar menyesuaikan dengan kekuatan yang sedang kita bangun untuk berdiri di atas kaki sendiri," paparnya.

Cak Imin berharap Presiden Prabowo Subianto menyetujui inisiatif perubahan undang-undang tersebut. Ia juga berharap Prabowo memanggil seluruh partai pendukungnya untuk mendukung rencana perubahan undang-undang ini.

"Pokoknya habis ini yang kita harapkan, partai-partai dipanggil Pak Prabowo untuk menyusun langkah-langkah konkret agar kita bisa berdiri di atas kaki sendiri. Regulasi dibenahi. Kita berharap dengan Pak Prabowo sepakat dengan komitmen PKB itu, jalan itu akan semakin lancar," katanya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: