Kolaborasi Smartfren dan Kertabumi Beri Pelatihan Daur Ulang Sampah

Oleh: Elvis Sendouw
Minggu, 23 Februari 2025 | 07:39 WIB
Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, Smartfren menyelenggarakan inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan berupa workshop khusus untuk pegiat lingkungan. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/HO Smartfren) Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, Smartfren menyelenggarakan inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan berupa workshop khusus untuk pegiat lingkungan. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/HO Smartfren) Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, Smartfren menyelenggarakan inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan berupa workshop khusus untuk pegiat lingkungan. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/HO Smartfren) Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, Smartfren menyelenggarakan inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan berupa workshop khusus untuk pegiat lingkungan. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/HO Smartfren) Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, Smartfren menyelenggarakan inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan berupa workshop khusus untuk pegiat lingkungan. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/HO Smartfren)
Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, Smartfren menyelenggarakan inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan berupa workshop khusus untuk pegiat lingkungan. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/HO Smartfren)

BeritaNasional.com -  President Director Smartfren, Merza Fachys, bersama Co-Founder Kertabumi, Farid Aulia Rahman, menunjukan produk berupa tas dan wadah laptop yang dibuat dari banner-banner bekas di Galeri Smartfren, Jakarta, Jumat (21/2/2025). Produk tersebut dibuat dalam workshop pengelolaan sampah yang diberikan kepada pegiat lingkungan hidup bagian dari Smartfren Community Tangerang Selatan. 

Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, Smartfren menyelenggarakan inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan berupa workshop khusus untuk pegiat lingkungan. Pelatihan yang diberikan berupa upcycle banner Smartfren menjadi tas, wadah laptop dan smartphone dan produk lain yang memiliki manfaat praktis, serta pengolahan tutup botol dan botol bekas menjadi produk berguna lain yang berbahan plastik. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/HO Smartfren)sinpo

Editor: Elvis Sendouw
Komentar: