Jumat, 28 Maret 2025
JADWAL SALAT & IMSAKIAH
Imsak
00:00
Subuh
00:00
Zuhur
00:00
Ashar
00:00
Magrib
00:00
Isya
00:00

Diskon Listrik 50 Persen Disebut Dorong Daya Beli hingga Jaga Inflasi Terkendali

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 26 Maret 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi listrik. (BeritaNasional/Oke Atmaja).
Ilustrasi listrik. (BeritaNasional/Oke Atmaja).

BeritaNasional.com - Pemerintah memberikan insentif diskon tarif listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga dengan daya listrik hingga 2.200 VA selama periode Januari hingga Februari 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong konsumsi domestik.

Sepanjang periode tersebut, jumlah pelanggan yang menikmati manfaat diskon listrik mencapai 71,1 juta pelanggan pada Januari dan 64,8 juta pelanggan pada Februari. Sementara itu, realisasi sementara anggaran untuk kebijakan ini telah menyentuh Rp13,6 triliun.

Bantuan ini secara langsung ditujukan bagi rumah tangga yang rentan terhadap tekanan ekonomi, terutama dalam menghadapi ketidakpastian kondisi global yang tengah berlangsung.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa kebijakan ini turut berkontribusi pada stabilitas harga, khususnya dalam kelompok barang dan jasa yang diatur pemerintah. 

“Kebijakan ini berkontribusi terhadap turunnya inflasi administered price (inflasi terhadap barang-barang yang harganya diatur oleh Pemerintah), sehingga secara keseluruhan inflasi Indonesia terkendali di angka yang rendah,” ujar Sri Mulyani dikutip dari keterangannya, Selasa (25/3/2025).

Dikatakannya, inflasi yang rendah dan stabil menjadi fondasi penting bagi kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan terjaganya harga barang kebutuhan pokok dan energi, masyarakat memiliki ruang lebih untuk melakukan konsumsi, yang pada gilirannya memperkuat aktivitas perekonomian di berbagai sektor.

“Ini merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat. Semoga dengan konsumsi masyarakat terjaga, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia juga bisa terus berjalan,” tuturnya.sinpo

Editor: Harits Tryan Akhmad
Komentar: