Ole Romeny Tak Bisa Bayangkan Euforia Masyarakat jika Indonesia Lolos ke Piala Dunia

BeritaNasional.com - Striker timnas Indonesia Ole Romeny mengaku dirinya tak bisa membayangkan euforia masyarakat Indonesia apabila nantinya tim Garuda benar-benar lolos ke Piala Dunia 2026. Adapun, pada tahun 2026, penyelenggaraan Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
"Lolos ke Piala Dunia tentu saja. Itu pencapaian tertinggi. Bayangkan betapa luar biasanya buat Indonesia dan semua anak-anak yang main sepak bola di sini, mereka bisa lihat negaranya main di Piala Dunia. Itu yang kami perjuangkan," kata Ole dikutip dari Antara, Kamis (27/3/2025).
Kemenangan melawan Bahrain membuat Indonesia berada di posisi keempat dengan sembilan poin dari delapan pertandingan. Mereka unggul tiga poin dari Bahrain dan China di posisi kelima dan keenam.
Di posisi keempat, Indonesia terpaut satu poin dari Arab Saudi di posisi ketiga, lalu berjarak empat poin dari Australia di posisi kedua, dan 11 poin dari Jepang di posisi pertama.
Dengan situasi ini, Indonesia perlu memenangi satu pertandingan lagi untuk mengamankan tiket ke babak kualifikasi putaran keempat. Syaratnya mereka harus menang pada laga terdekatnya melawan China pada 5 Juni di kandang.
Sementara itu, peluang untuk lolos langsung sebagai runner-up di putaran ketiga juga belum sepenuhnya tertutup. Indonesia bisa melaju langsung ke Piala Dunia 2026, jika mereka menang dalam dua laga terakhirnya melawan China dan Jepang, sementara di sisi lain berharap hasil negatif dari Australia dan Arab Saudi.
"Pastinya. Kami mau menang di setiap pertandingan. Kami fokus satu laga ke laga berikutnya nggak mau mikir terlalu jauh. Dengan kualitas pemain yang kami punya di tim ini kami sangat percaya diri," tutup Ole.
9 bulan yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu