Siap-siap, One Way Nasional untuk Arus Balik Dimulai 6 April 2025

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 04 April 2025 | 14:15 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat membahas Operasi Ketupat 2025. (Foto/Humas Polri)
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat membahas Operasi Ketupat 2025. (Foto/Humas Polri)

BeritaNasional.com - Sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Korlantas Polri telah melakukan penebalan personel dan persiapan skema rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran arus balik.

Puncaknya, seluruh persiapan itu ditandai dengan dimulainya one way nasional yang dipimpin Jenderal Sigit pada Minggu (6/4/2025). One way nasional dimulai dari Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

"Rencananya, flag off itu akan dilakukan Minggu, 6 April pukul 09.00. Tentu, kami mohon doa restu semoga arus mudik dan arus balik Operasi Ketupat berjalan dengan baik," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam keteranganya pada Jumat (4/4/2025).

Selain itu, Agus mengatakan pengamanan dilakukan untuk lokasi lain. Hal ini sesuai dengan hasil rapat koordinasi di mana Polri bersama stakeholder lainnya bertugas untuk memastikan kelancaran arus balik.

"Maka dari itu, kami diperintahkan oleh Bapak Kapolri mempersiapkan betul strategi arus balik. Tentu, kami akan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder disamping merumuskan skenario cara bertindak,” tuturnya

“Bapak Kapolri juga memerintahkan agar dilakukan penebalan personel, baik di pinggir jalan tol dan jalan alternatif nasional dan tempat tempat wisata," sambung Agus.

Lebih lanjut, ia menegaskan puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 6 April 2025 akan dilakukan one way nasional yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menteri, dan sejumlah pejabat lainnya.

Bukan hanya itu, Agus juga menyebut Korlantas Polri juga menyediakan sarana-prasarana, khususnya kendaraan patroli untuk bisa dihadirkan di sepanjang jalan demi kenyamanan pemudik. 

Karena itu, cara bertindak dan skenario arus balik sudah dipersiapkan dengan langkah-langkah yang dilakukan bersama sejumlah stakeholder terkait.

"Salah satunya adalah contraflow. Contraflow itu tentunya harus melihat parameter-parameter di Km 71 radar manakala sudah per jam berturut turut 5.500, kami akan melakukan contraflow lajur 1," tuturnya. 

Kemudian, Agus juga menjelaskan, apabila terdapat bangkitan arus di mana radar di Km 71 per jam berturut-turut 6.400, maka akan dilakukan contraflow lajur 2 dan seterusnya hingga lajur 3. Hal itu bertujuan menarik arus yang berasal dari arah timur.

Namun, manakala terjadi bangkitan arus nantinya, hal itu diprediksi terjadi di tanggal 3 April 2025 dan akan dilakukan one way lokal arus balik tahap pertama.  

"Itu dari Km 188-70 termasuk juga nanti akan kita perpanjang dari Km 246-188 hingga 70. Sehingga arus yang dari timur dari Pejagan dari Brebes dari Tegal dari Kalikangkung, Semarang itu kita dorong lebih keras atau lancar ke arah barat arah Jakarta," jelasnya.

 sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: