Evandra Ungkap Ketegangan Eksekusi Penalti Lawan Korea Selatan: Saya Gemetar, tapi Alhamdulillah Jadi Gol!

Oleh: Harits Tryan Akhmad
Sabtu, 05 April 2025 | 09:16 WIB
Gelandang Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta. (Foto/Timnas Indonesia).
Gelandang Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta. (Foto/Timnas Indonesia).

BeritaNasional.com - Gelandang Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta menjadi pahlawan kemenangan Garuda Muda atas Korea Selatan dalam laga pembuka Grup C Piala Asia U-17 2025. Gol tunggalnya lewat situasi penalti di akhir pertandingan membawa Indonesia meraih tiga poin penting di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Arab Saudi, Jumat (4/4/2025) malam.

Sejak awal laga, Korea Selatan tampil dominan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.  Namun, pertahanan solid yang dipimpin oleh Mathew Baker dan penampilan gemilang kiper Dafa Al Gasemi berhasil menggagalkan upaya lawan. 

Garuda Muda sesekali melancarkan serangan balik, namun anak asuh Nova Arianto itu kesulitan menembus pertahanan lawan. Evandra mengakui bilamana pertandingan ini sangat sulit karena dirinya bersama penggawa lainnya harus bertahan menghadapi gempuran dari Korea Selatan.

“Pertandingan sangat-sangat sulit, tapi alhamdulillah kita bisa menahan gempuran Korea Selatan. Di akhir laga, kami dapat penalti,” ujar Evandra dalam keterangannya dikutip dari laman kitagaruda, Sabtu (5/4/2025).

Menjelang akhir pertandingan, Indonesia mendapatkan hadiah penalti. Evandra Florasta yang menjadi eksekutor awalnya tendangannya ditepis oleh kiper lawan. Evandra menggambarkan suasana batin saat mengambil penalti sebagai momen penuh tekanan.

Meski sempat gagal mengeksekusi penalti pada percobaan pertama, Evandra sigap memanfaatkan bola muntah dan mencetak gol penentu kemenangan. Ia tak menampik bahwa situasi tersebut dipenuhi ketegangan.

“Sebenarnya deg-degan juga, mungkin rakyat Indonesia juga ikut tegang. Tendangan pertama saya nggak masuk, tapi alhamdulillah bola muntahnya kembali ke saya dan saya langsung sambar jadi gol,” tuturnya

“Perasaan saya waktu itu… wah, gemetar. Tapi saya coba nenangin diri, tarik nafas dalam, lalu tendang. Waktu gagal, saya langsung cepat cari bola lagi dan syukurnya bola mengarah ke saya. Saya tendang lagi dan akhirnya gol,” ungkapnya

Menatap laga kedua melawan Yaman pada 7 April 2025, Evandra menegaskan tim akan mempersiapkan diri lebih maksimal. Kemenangan atas Korea Selatan menjadi awal yang meyakinkan bagi Timnas U-17 dalam perjuangan menuju babak selanjutnya dan membuka jalan menuju Piala Dunia U-17 2025.

“Untuk persiapan lawan Yaman, kita pasti akan lebih fokus lagi. Mulai latihan dan menganalisis permainan mereka,” ujarnya.sinpo

Editor: Harits Tryan Akhmad
Komentar: