KPK Amankan Eks Plt Dirjen Imigrasi dan Kakanwil Imigrasi Jabar dalam OTT

Oleh: Panji Septo R
Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB
Gedung Merah Putih  KPK. (BeritaNasional/Panji).
Gedung Merah Putih KPK. (BeritaNasional/Panji).

BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap telah mengamankan Eks Plt Dirjen Imigrasi Saffar M Godam diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penangkapan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di lingkungan keimigrasian.

“Benar dari para pihak yang diamankan tersebut Plt Dirjen Imigrasi 2024-2025 juga turut diamankan dalam kegiatan ini. Inisialnya G,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (3/6/2026).

Budi menjelaskan, total ada 17 orang yang diamankan dalam operasi tersebut. Dari jumlah itu, delapan orang merupakan penyelenggara negara dan aparatur sipil negara (ASN), sedangkan sembilan lainnya berasal dari kalangan swasta.

Ia menyebut dua pihak swasta diamankan di Bali, sementara seorang penyelenggara negara diamankan di Jawa Barat.

Pejabat yang diamankan di Jawa Barat diketahui merupakan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra.

“Kemudian satu PN (penyelenggara negara) diamankan di wilayah Jawa Barat, yang merupakan Kakanwil Imigrasi Jawa Barat. Kemudian pihak pihak lainnya diamankan di Jakarta dan sekitarnya,” ungkap Budi.

Dalam OTT ini, KPK sebelumnya juga mengamankan Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah. Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan pemberian dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK turut menyita berbagai barang bukti berupa kendaraan dan aset lainnya.

“Ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini, dan juga barang bukti yang diamankan ada kendaraan mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,” ungkap Budi.

KPK juga mengaku masih mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Silmy Karim yang diduga berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Informasi terakhir yang kami dapatkan, keberadaan SK (Silmy Karim) ada di Jakarta dan sekitarnya," jelas Budi.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: