Mentan Siap Tambah Anggaran Pertanian Papua demi Kesejahteraan Petani

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto/Badan Komunikasi Pemerintah).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto/Badan Komunikasi Pemerintah).

BeritaNasional.com - Kementerian Pertanian (Kementan) akan menambah anggaran pembangunan pertanian di Papua guna memperluas pengembangan komoditas unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Juga memperkuat swasembada pangan nasional.

“Rakyat Papua sudah menikmati dan ada peningkatan kesejahteraan. Rakyat masih butuh tambahan. Saya sampaikan, tolong usulkan nanti kita siapkan tahun depan (anggaran tambahan),” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Amran mengatakan, pihaknya segera mengusulkan penambahan anggaran saat berdialog dengan masyarakat di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dalam kunjungan kerjanya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan bantuan pertanian senilai Rp1,3 triliun untuk Papua Selatan pada tahun 2026. 

Bantuan tersebut berupa alat dan mesin pertanian, pembangunan irigasi, jalan usaha tani, gudang, dryer, hingga pengembangan lahan pertanian yang seluruhnya diberikan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Amran mengatakan, antusiasme masyarakat Papua terhadap pembangunan sektor pertanian terus meningkat. Bahkan, sejumlah kepala daerah bersama perwakilan petani dari Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan datang langsung ke Jakarta untuk mengusulkan program serupa di daerah masing-masing.

Oleh karena itu, Kementan menyesuaikan alokasi anggaran agar selaras dengan kebutuhan masing-masing daerah. Papua Pegunungan dan Papua Tengah, misalnya, akan mendapat masing-masing 100 ribu paket peralatan pertanian untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan seperti ubi.

Bantuan pengembangan kopi, kakao, sagu, hingga kedelai juga disiapkan sesuai potensi wilayah.

Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp3,2 triliun untuk pembangunan pertanian di Papua pada tahun 2026. 

Dalam dua tahun terakhir, total dukungan pemerintah untuk sektor pertanian di Papua mencapai sekitar Rp5,3 triliun.

Amran mengatakan, seluruh pembangunan pertanian dilakukan menggunakan anggaran pemerintah dan hasilnya untuk masyarakat.

"Pemerintah yang kerjakan, anggaran dari pemerintah. Setelah jadi semua ini milik rakyat,” tegas Amran.

Menurut Amran keberhasilan pembangunan pertanian di Wanam, telah mendorong semakin banyak masyarakat dan pemerintah daerah di berbagai wilayah Papua mengajukan program serupa.

Oleh karena itu, pemerintah menyesuaikan anggaran agar pembangunan pertanian dapat menjangkau lebih banyak daerah dengan komoditas yang sesuai karakteristik masing-masing.

Melalui dukungan anggaran, pembangunan infrastruktur pertanian, serta kolaborasi bersama masyarakat adat, Kementerian Pertanian optimistis sektor pertanian akan menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat Papua.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: