Masih Perbaikan, Jasa Marga Tutup Sementara Gerbang Tol Cawang–Tomang–Pluit

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:26 WIB
Gerbang tol. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Gerbang tol. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Direktur Utama (Dirut) Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas terganggunya pelayanan dan penutupan sementara pada tujuh gerbang tol (GT).

Diketahui, tujuh gerbang tol GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, dan GT Kuningan 1 dibakar massa saat aksi unjuk rasa berujung ricuh pada Jumat (29/8/2025).

"Kami memahami dampak signifikan yang dirasakan pengguna jalan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. 

Keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama kami," ucap Rivan dalam keteranganya, Sabtu (30/8/2025.

Wilayah terdampak ketika massa memasuki akses di sekitar kawasan Kuningan, Semanggi, dan Senayan. Selain tujuh gerbang tol, fasilitas pendukung jalan tol turut menjadi sasaran perusakan.

Misalnya, water barrier, rubber cone, Median Concrete Barrier (MCB), unit CCTV, serta sarana pendukung operasional lain. 

Kondisi tersebut membuat sebagian akses on ramp belum berfungsi normal. Karena itu, diperlukan perbaikan guna memastikan keselamatan pengguna.

“Kami turut prihatin atas insiden ini dan dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan yang terdampak. Tim operasional kami bekerja tanpa henti bersama aparat keamanan untuk melakukan langkah-langkah perbaikan awal dan pemulihan layanan,” jelasnya.

“Prioritas kami saat ini adalah memastikan jalan tol aman untuk dilintasi dan memulihkan fungsi gerbang serta fasilitas pendukung secepat dan seaman mungkin,” sambungnya.

Sejalan proses perbaikan, lanjut Rivan, pihaknya telah menempatkan tim pemeliharaan di lapangan untuk melakukan penyisiran, pembersihan sisa pembakaran, serta penilaian kondisi struktur gerbang dan infrastruktur jalan tol.

Semua itu dilakukan guna menjamin pengamanan lokasi dan menentukan kapan kondisi aman untuk pembukaan kembali ruas. Semua tindakan perbaikan dilaksanakan sesuai standar keselamatan operasi jalan tol dan prosedur teknis yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi arahan petugas lapangan dan memanfaatkan rute alternatif yang ditentukan sampai kondisi dinyatakan aman,” imbuhnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: