Waspadai 4 Bahaya Cuaca Panas Ekstrem bagi Kesehatan, Apa Saja?

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Selasa, 21 Oktober 2025 | 04:00 WIB
Cuaca panas ekstrem (Foto/JF Maion)
Cuaca panas ekstrem (Foto/JF Maion)

BeritaNasional.com - Saat ini Indonesia mengalami cuaca panas ekstrem. Nah, cuaca panas ekstrem ini berbahaya bagi kesehatan tubuh jika tidak waspada.

Apa saja bahaya cuaca panas ektrem bagi Kesehatan?

1. Migrain

Cuaca panas sebenarnya tidak secara langsung mengakibatkan migrain atau sakit kepala. Namun respons tubuh terhadap suhu panas membuat pembuluh darah menyempit sehingga menimbulkan rasa nyeri di kepala

Selain suhu panas, pemicu migrain meliputi, sinar matahari yang menyilaukan, kelembapan tinggi, dan cahaya terang.

2. Dehidrasi

Saat suhu di sekitar meningkat, tubuh secara alami akan berupaya menurunkan suhu internalnya dengan memproduksi keringat.

Namun, jika cairan yang keluar tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup, tubuh akan mengalami dehidrasi.

Gelaja dehidrasi meliputi rasa haus berlebihan, mulut dan bibir kering, jarang buang air kecil. Urine juga berwarna gelap dari biasanya.

3. Heat stroke

Heat stroke merupakan kondisi ketika suhu tubuh secara drastis meningkat hingga di atas 40 derajat celcius, dan mekanisme pengatur panas tubuh tidak berfungsi.

Kondisi ini dapat dikenali dengan wajah kemerahan tetapi tidak berkeringat, kejang, mual dan muntah, sakit kepala, jantung berdebar kencang, hingga kehilangan kesadaran.

4. Panas dalam

Cuaca panas ekstrem juga dapat membuat suhu tubuh meningkat secara drastis. Jika tidak diimbangi dengan asupan makanan yang tepat, risiko terkena panas dalam pun akan semakin besar.

Oleh karena itu, sebaiknya batasi konsumsi gorengan atau makanan pedas yang bisa memperparah kondisi tubuh dan memicu panas dalam.

Apa saja tips menjaga kesehatan saat cuaca panas?

Perbanyak minum air mineral, setidaknya delapan gelas per hari, agar menjaga tubuh tetap terhidrasi. Lalu mengonsumsi buah-buahan yang memiliki kadar air tinggi seperti semangka, melon, dan jeruk, untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Gunakan tabir surya minimal SPF 30 untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet matahari, serta aplikasikan pelembap secara rutin agar kulit tetap terhidrasi dan tidak mudah kering.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: