Manchester City Habisi Liverpool di Etihad, Ini Kata Pep Guardiola

Oleh: Tarmizi Hamdi
Senin, 10 November 2025 | 06:30 WIB
Laga Man City vs Liverpool di Premier League. (Foto/mancity.com)
Laga Man City vs Liverpool di Premier League. (Foto/mancity.com)

BeritaNasional.com - Pelatih Manchester City Pep Guardiola meluapkan kegembiraannya setelah timnya berhasil menumbangkan rival terberat, Liverpool, dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan Premier League Inggris musim 2025/2026. Kemenangan ini terasa makin manis karena bertepatan dengan laga ke-1.000 dalam karier kepelatihannya.

Bermain di Stadion Etihad pada Minggu (9/11/2025) malam WIB, tiga gol Man City dicetak oleh Erling Haaland (29'), Nico Gonzalez (48'), dan Jeremy Doku (63').

Meskipun kalah tipis dalam penguasaan bola (49,3% berbanding 50,7% milik Liverpool), City tampil efektif dan mematikan.

Seusai pertandingan, Guardiola mengakui malam itu adalah momen yang spesial berkat penampilan luar biasa anak asuhnya.

"Ini adalah malam yang spesial. Saya sangat senang dengan cara para pemain membantu saya merayakan pertandingan ke-1.000 dalam karier kepelatihan saya," ungkapnya yang dikutip dari laman resmi klub pada Senin (10/11/2025).

Pelatih asal Spanyol itu menilai performa tim dari awal hingga akhir membuat pencapaian bersejarah ini semakin berkesan.

"Saya tidak ingin mengkhianati diri sendiri. Saya suka ketika kami menguasai bola, lalu mengopernya. Itulah sebabnya kami menekan tinggi untuk merebut kembali bola dengan cepat," jelasnya.

Guardiola memuji babak pertama yang dinilainya sangat baik, baik secara ofensif maupun defensif. "Di babak kedua, kami fokus pada duel. Pola pikir kami adalah merebut bola."

Pertarungan Melawan Rival Penting

Guardiola juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain dan staf karena telah memberikan penampilan luar biasa untuk memenangkan laga melawan rival terpenting yang mereka hadapi dalam 10 tahun terakhir.

"Senang sekali bisa bermain melawan mereka - Virgil, Robertson, Salah - kami sudah bertarung 1.000 kali," kenangnya, menyebut duel sengit antara City dan Liverpool.

"Malam ini merupakan malam yang istimewa bersama anak-anak saya di sini, jadi rasanya menyenangkan," tambahnya.

Kunci Matikan Mohamed Salah

Pujian khusus diberikan Pep kepada Nico O'Reilly atas keberhasilannya menjinakkan ancaman besar dari penyerang Liverpool, Mohamed Salah. Salah selama bertahun-tahun dikenal sebagai "mimpi buruk" bagi lini pertahanan City.

"Salah, dia sudah jadi mimpi buruk selama bertahun-tahun. Dia top," kata Pep.

Guardiola mengungkapkan strateginya kepada O'Reilly: "Saya bilang ke Nico, kamu harus agresif. Dia selalu dibantu bek tengah dan gelandang setiap kali Mo menguasai bola."

Berkat teamwork yang luar biasa, khususnya dari Nico, Bernardo, Jeremy, dan Phil, City berhasil meredam pergerakan Salah.

"Kerja sama tim yang luar biasa, tetapi Nico melangkah maju karena pada akhirnya kita harus membuktikan diri melawan pemain sayap terbaik. Tidak ada contoh yang lebih baik untuk melakukannya ketika Anda bermain melawan Salah," tutup Guardiola, puas dengan penampilan O'Reilly yang menunjukkan intensitas tinggi dalam duel-duel krusial.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: