Trump Pastikan Shutdown Pemerintahan AS Segera Berakhir

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 10 November 2025 | 20:00 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto/Whitehouse)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto/Whitehouse)

BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan sinyal positif terkait kebuntuan anggaran yang telah menyebabkan penutupan sebagian kegiatan pemerintahan (shutdown).

Presiden Trump menyatakan shutdown terlama dalam sejarah AS yang dimulai sejak 1 Oktober 2025 tersebut segera mencapai titik akhir.

"Sepertinya sebentar lagi shutdown akan berakhir," kata Trump yang dikutip dari Antaranews pada Senin (10/11/2025) waktu setempat.

Pernyataan optimistis dari Gedung Putih ini muncul setelah adanya perkembangan signifikan di Kongres. Portal berita Axios sebelumnya melaporkan bahwa kubu Partai Demokrat di Senat AS menunjukkan kesediaan untuk menerima paket rancangan undang-undang (RUU) pendanaan yang berpotensi mengakhiri penutupan pemerintahan federal.

Selanjutnya, pendiri portal berita Punchbowl, Jake Sherman, menulis bahwa Gedung Putih secara resmi mendukung rencana pendanaan pemerintahan AS yang sedang dibahas di majelis tinggi Kongres tersebut.

Latar Belakang Kebuntuan Anggaran

Diketahui, shutdown terjadi karena Kongres gagal menyetujui anggaran untuk tahun fiskal baru yang dimulai sejak 1 Oktober.

Kegagalan mencapai kesepakatan ini telah melumpuhkan lembaga-lembaga pemerintah federal yang pendanaannya bergantung pada persetujuan legislatif.

Presiden Trump sebelumnya sempat menyalahkan kebuntuan anggaran di Kongres kepada Partai Demokrat. Ia juga pernah menyatakan akan memanfaatkan situasi shutdown untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan memangkas pembayaran, bahkan menggunakan momentum tersebut untuk menghapus program-program yang tidak disukai oleh Partai Republik.

Kini, dengan dukungan dari Gedung Putih dan kesediaan kompromi dari Senat Demokrat, penutupan operasional lembaga pemerintah yang telah berlangsung selama 40 hari tersebut diharapkan dapat segera diakhiri.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: