Cerita Pedagang Pasar Patra, Si Nenek Sudah Beraksi Pakai Uang Palsu Sejak 2 Minggu Lalu
BeritaNasional.com - Viral seorang perempuan lansia berbelanja dengan uang palsu di Pasar Patra, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Selasa (11/11/2025) kemarin. Pedagang sembako di Pasar Patra bernama Ririn (58) pun menceritakan kejadian saat Si Nenek berbelanja di Pasar Patra, yang ternyata Si Nenek tahu uang yang dibawanya palsu, bahkan ia sudah beraksi sejak dua minggu lalu.
Ririn menceritakan, saat itu Si Nenek hendak berbelanja di warungnya, namun ia curiga karena uang yang diserahkan tidak menunjukkan watermark atau bayangan gambar pahlawan saat diterawang. Saat itulah Ririn tersadar uang pecahan Rp100 ribu yang digunakan oleh Si Nenek itu merupakan uang palsu.
"Kalau uang asli kan ada gambar orangnya (jika diterawang). Kok uang ini enggak ada orangnya, wah palsu nih. Tapi uangnya kayak benar (asli). Cuma kalau diterawang enggak ada gambarnya," kata Ririn kepada wartawan di Pasar Patra, Jakbar, Kamis (13/11/2025).
Dia menjelaskan, awalnya sejumlah pedagang yang sebelumnya juga merasa ditipu berbondong-bondong mengikuti lansia tersebut.
"Jadi diikutin, ada tukang telur, tukang sayur, tukang ikan asin sama tukang ikan basah ikutin dia," ujar Ririn.
Para pedagang lantas meminta Ririn agar memeriksa uang yang dibelanjakan oleh Si Nenek itu. Tanpa pikir panjang, Ririn segera menerawang uang itu dan menyadari uang tersebut palsu. Para pedagang juga ditipu oleh lansia yang sama sejak dua minggu lalu.
"Itu ada pedagang yang dua minggu lalu, ada pedagang yang seminggu lalu. Nah kalau saya merasa enggak dirugikan karena uangnya kembali. 'Bu bu maaf, ya, Bu, uang ibu palsu', 'Oh iya neng maafin saya, ya, neng'. Nah dikembaliin uang dia," ungkapnya menirukan percakapannya dengan lansia itu.
Tak lama kemudian, kata dia, Si Nenek mulai dikerumuni oleh sejumlah pedagang di Pasar Patra. Ia ditanyai sejumlah pertanyaan terkait sumber uang palsu serta tujuan lansia itu menggunakannya dalam transaksi.
"Jadi, dia punya uang Rp400 ribu (uang palsu). Pengakuannya dibeli Rp200 ribu," ujar Ririn.
Ririn pun menduga lansia tersebut sebetulnya mengetahui uang yang digunakannya palsu karena ia segera meminta maaf saat Ririn mengembalikan uang milik lansia itu.
"Udah tau, orang dia beli. Tapi dia udah siap uang benarnya (uang asli). Jadi, saya diganti Rp100 ribunya, yang 50 ribunya benar (asli). Kan belanja Rp174 ribu, tapi yang Rp100 ribu enggak benar, yang Rp50 ribu benar," ungkapnya.
Setelah disidang oleh para pedagang, Si Nenek segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama, Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan lansia itu untuk diperiksa lebih lanjut.
Sebelumnya, polisi telah memeriksa seorang perempuan lansia berusia 70 tahun yang diduga menggunakan uang palsu saat berbelanja di Pasar Patra, Kebon Jeruk, Jakbar. Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Jaya Sibarani mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari warga pada Selasa (11/11/2025) terkait kejadian tersebut.
"Kami ke sana, kami cek, ada ibu-ibu perempuan tua, umur 70 tahun. Penyerahan dari warga, ada empat lembar uang pecahan Rp100 ribu diduga palsu. Lalu (lansia itu) kami bawa ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan," kata Ganda saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu malam.
Dia menuturkan perempuan lansia itu merupakan warga Grogol Petamburan, Jakbar, yang berbelanja sayuran di Pasar Patra untuk dijual kembali.
"Ibu ini tinggal di daerah Jelambar, Grogol Petamburan. Dia belanja buat dijual lagi sayurnya, karena dia dagang sayur," papar Ganda.
Sumber: Antara
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






