Gubernur Jateng Minta Warganya Tingkatkan Kewaspadaan Ancaman Bencana

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Sabtu, 15 November 2025 | 10:53 WIB
Situasi pemukiman warga yang dihantam tanah longsor. Puluhan warga korban tanah longsor di Cilacap Jateng masih tertimbun. (BeritaNasional/BNPB)
Situasi pemukiman warga yang dihantam tanah longsor. Puluhan warga korban tanah longsor di Cilacap Jateng masih tertimbun. (BeritaNasional/BNPB)

BeritaNasional.com -  Masyarakat Jawa Tengah (Jateng) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ancaman bencana alam di tengah curah hujan tinggi pada akhir tahun ini. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan hal tersebut imbas tanah longsor yang terjadi di Cilacap yang menelan puluhan korban jiwa.

"Kami imbau masyarakat di daerah lain supaya waspada, terutama daerah-daerah yang di pegunungan dan rawan longsor," ujarnya dilansir Antara, Sabtu (15/11/2025)

Ia mengungkapkan bencana tanah longsor di Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyut Desa Cibeunying Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacapmenjadi duka seluruh masyarakat Jateng.

Luthfi menginstruksikan kepada seluruh bupati dan wakil kota serta BPBD kabupaten/kota untuk terus melakukan mitigasi bencana, dan memetakan daerah-daerah rawan bencana alam di wilayahnya.

"Peta lokasi agar itu bisa diberikan kepada masyarakat, sehingga mereka punya kewaspadaan," katanya.

Sementara itu tentang penanganan bencana tanah longsor yang terjadi pada Kamis malam itu, kini tim SAR memprioritaskan pencarian korban hilang dan evakuasi warga yang selamat.

Tim gabungan dari BPBD kabupaten dan provinsi, TNI, Polri, relawan tanggap bencana, dan seluruh stakeholder terkait saat ini masih terus berusaha menyisir lokasi.

"Ini terus berlanjut, beberapa alat sudah diturunkan semuanya. Kita berdoa semoga masih diberikan suatu keamanan atau keselamatan bagi masyarakat yang belum ditemukan," katanya. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: