Prabowo Berani Sebut Digitalisasi Pembelajaran RI Salah Satu Program Terbesar dan Tercepat di Dunia

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 17 November 2025 | 19:41 WIB
Prabowo berani sebut digitalisasi pembelajaran RI salah satu program terbesar dan tercepat di dunia.  (Foto/BPMI Setpres))
Prabowo berani sebut digitalisasi pembelajaran RI salah satu program terbesar dan tercepat di dunia. (Foto/BPMI Setpres))

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran merupakan langkah strategis sekaligus lompatan besar dalam percepatan transformasi pendidikan nasional. Menurutnya, program ini mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan kualitas pembelajaran di Indonesia. Bahkan, program ini bisa jadi salah satu yang terbesar dan tercepat di dunia.

“Pendidikan adalah kunci dari suatu kebangkitan bangsa. Hanya melalui pendidikan kita bisa menjadi negara yang berhasil. Melalui pendidikan kita bisa merdeka,” kata Presiden dalam sambutannya pada acara peluncuran Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, pada Senin (17/11/2025).

Prabowo juga mengapresiasi atas percepatan program yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sejak dicanangkan, pemerintah melalui Kemendikdasmen telah memasang 173 ribu panel pembelajaran digital atau interactive flat panel (IFP) di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

“Saya berpikir program ini mungkin butuh mungkin satu tahun lebih tapi ternyata sejak kita canangkan waktu bulan apa ya kita canangkan ya Menko sama Mendikdasmen? Mei, yang mulai ratas itu Mei? Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November Ini sudah tadi dilaporkan 173 ribu panel terpasang. Kalau dipelajari, dicek, mungkin di dunia ini salah satu program yang terbesar dan tercepat,” ungkapnya.

Menurut Presiden Prabowo, digitalisasi pembelajaran dirancang sebagai lompatan besar untuk menjawab keterbatasan guru serta fasilitas di berbagai daerah. Untuk itu, Presiden pun menargetkan penambahan pemasangan satu juta panel baru di seluruh sekolah pada tahun depan.

“Terus tahun depan kita punya sasaran yang lebih besar lagi. Tahun depan sasaran kita adalah menambah 3 panel, berarti 3 kelas lagi untuk semua sekolah di Indonesia. Berarti tahun depan kita akan pasang insyaallah 1 juta panel kira-kira,” tandasnya.

sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: