Profil Marissa Anita, Aktris dan Jurnalis yang Gugat Cerai Andrew Trigg usai 17 Tahun Pernikahan

Oleh: Kiswondari
Selasa, 18 November 2025 | 07:54 WIB
Profil Marissa Anita, aktris dan jurnalis yang gugat cerai Andrew Trigg usai 17 tahun pernikahan. (Foto/YouTube Greatmind)
Profil Marissa Anita, aktris dan jurnalis yang gugat cerai Andrew Trigg usai 17 tahun pernikahan. (Foto/YouTube Greatmind)

BeritaNasional.com - Usia perkawinan yang lama ternyata bukan patokan bahwa ujiannya akan lebih mudah, bahkan berujung perceraian. Kabar perceraian kembali datang dari kalangan selebritas, aktris sekaligus jurnalis Marissa Anita dikabarkan menggugat cerai suaminya yang bernama Andrew Trigg setelah 17 tahun membina rumah tangga. Gugatan itu telah dilayangkan Marissa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) sejak 12 November 2025 dan akan sidang perdana pada 19 November 2025.

Siapakah sosok Marissa Anita ini? Simak ulasannya tentang profil Marissa Anita yang dilansir BeritaNasional dari berbagai sumber, Selasa (18/11/2025).

Profil Marissa Anita

Marissa Anita lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 29 Maret 1983. Marissa merupakan aktris keturunan Minangkabau dan Jawa-Tionghoa.

Marissa diketahui sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, kakak dan adiknya adalah laki-laki.

Marissa Anita kemudian menikah dengan pria ahli film, videografi, fotografi serta dosen warga negara Inggris, Andrew David Trigg pada 2008 silam. Awal perkenalan keduanya diduga dari kelompok teater bahasa Inggris The Players Jakarta, yang mana Trigg merupakan Sutradara.

Dari pernikahan ini, diketahui bahwa mereka belum dikaruniai momongan.

Di tengah kondisi rumah tangga yang tidak diekspose, publik pun dikejutkan dengan kabar gugatan cerai Marissa terhadap suaminya di PN Jakpus sejak 12 November 2025. Dan tidak diketahui alasan perceraian ini.

Pendidikan Marissa Anita

Melansir website pribadinya, Marissa menamatkan pendidikan SMA di Santa Theresia High School, Jakarta dan lulus ada 2001. Setelahnya, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Katholik Atma Jaya Jakarta dan lulus sebagai Sarjana Seni pada 2005 dengan GPA 3,82.

Marissa kemudian melanjutkan pendidikan masternya di University of Sydney sebagai Master of Media Practice di 2007. Ia lalu melanjutkan pendidikannya Loughborough University dan lulus sebagai Master of Arts in Digital Media and Society tahun 2017 dengan predikat memuaskan.

Selain itu, Marissa tergabung dalam lembaga kebudayaan Prancis di Indonesia, Institute Français d’Indonésie sejak 2015.

Perjalanan Karier Marissa Anita

Marissa Anita mengawali kariernya sebagai jurnalis di Metro TV sejak tahun 2008-2013 sebagai reporter lapangan. Pada 2011, ia mendapat kesempatan untuk meliput Cannes Film Festival di Paris, Prancis bersama para jurnalis lainnya dari beberapa negara.

Pada 2014, Marissa sempat menjadi penyiar di Brava Radio. Kemudian pada Mei 2013 hingga Juni 2019, Marissa pindah dari Metro TV dan menjadi pembawa acara Indonesia Morning Show serta acara berita lainnya di stasiun televisi swasta NET. Jabatannya adalah Senior Producer dan Section Head of Talent Development.

Sejak 2020, ia kemudian bergabung dalam kanal digital milik Najwa Shihab, Narasi TV dalam program "Enaknya Diobrolin" juga bekerja sebagai interviewer dalam alah satu program di Mola TV. Pada 2020-2025, Marissa bergabung dengan stasiun tv milik Telkom Indonesia, SEA Today, membawakan program SEA Morning Show yang kontennya kurang lebih sama dengan Indonesia Morning Show yang berbahasa Inggris.

Sebelum menjadi seorang jurnalis, Marissa sebenarnya telah menjadi pemain teater sejak 2005. Ia terbiasa tampil dalam drama berbahasa Inggris bersama komunitas teater yang juga berbahasa Inggris, The Jakarta Players di Jakarta. Teater ini juga yang diduga mempertemukannya dengan Andrew Trigg.

Pada Mei 2013, Marissa berperan sebagai Padusi dalam pementasan teater Padusi, yang mengangkat kisah legenda perempuan di Suku Minangkabau. Karya yang disutradarai Rama Soeprapto itu dipentaskan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Marissa sudah memerankan belasan film panjang dan pendek dengan beragam peran. Pada 2011, ia memerankan Biksuni dalam film "Arisan! 2", memerankan perempuan dalam foto di film "Modus Anomali" tahun 2012. Lalu "Wanita Tetap Wanita" (2013), "Selamat Pagi, Malam" dan "3 Nafas Likas" (2014), "Istirahatlah Kata-Kata" dan "Galih dan Ratna" (2017), "Gundala", "Perempuan Tanah Jahanam" dan "Eggnoid: Cinta & Portal Waktu" (2019), "Quarantine Tales" dan "Hiruk-Pikuk si Al-Kisah" (2020).

Kemudian 2021, ia memerankan Mia Harrington di film "Ali & Ratu Ratu Queens", "Arini by Love.inc" dan "Mendarat Darurat" (2022), "Ozi: Voice of the Forest" (2024), "Dendam Malam Kelam" dan "A Normal Woman" (2025).

Serta beberapa film yang akan rilis yakni "Titik Nol", "Patah Hati yang Kupilih", "Suka Duka Tawa". Serta "Crocodile Tears" yang segera diumumkan.

Marissa memerankan film pendek yakni "Broken Vase" sebagai Catherine tahun 2010, "Borrowed Time" sebagai Paula pada 2011, juga "Mbok dan Bung" sebagai Sarinah di 2022.

Selain akting dan jurnalis, Marissa juga bekerja sebagai dosen pembimbing di Universitas Indonesia (UI) sejak 2024. Sebagai dosen, Marissa bertugas membimbing mahasiswa dalam studi produksi media dan film untuk proyek mereka di semester akhir.

Ia juga masih aktif di In Her View Podcast Pancatera sejak 2025. Ia juga memiliki kanal podcast yang bernama Greatmind. 

Demikian informasi seputar profil Marissa Anita, semoga informasi ini bermanfaat.

sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: