Kontroversi Sponsorship Usai, Arsenal Hentikan Kontrak Visit Rwanda

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 20 November 2025 | 00:46 WIB
Arsenal akhiri kerja sama dengan Visit Rwanda Juni 2026. (Foto/doc. Arsenal)
Arsenal akhiri kerja sama dengan Visit Rwanda Juni 2026. (Foto/doc. Arsenal)

BeritaNasional.com -  Arsenal memastikan kerja sama sponsor mereka dengan Visit Rwanda akan berakhir pada Juni 2026 mendatang.

Kemitraan yang kabarnya bernilai sekitar £10 juta per tahun setara kira-kira Rp210 miliar hingga Rp215 miliar per tahun (mengacu kurs £1 ≈ Rp21.000–21.500) itu dimulai pada 2018 dan sejak awal tak lepas dari sorotan publik, terutama karena dukungan Rwanda terhadap kelompok milisi M23 dalam konflik di wilayah timur Republik Demokratik Kongo.

Pada Februari lalu, Arsenal bahkan dituding melakukan tindakan yang dianggap “sangat tidak menghormati” pemerintah Kongo karena tidak menemui Menteri Luar Negeri Thérèse Kayikwamba Wagner untuk membahas kerja sama tersebut.

Visit Rwanda sendiri berada di bawah Rwanda Development Board, sebuah lembaga pemerintah. Banyak pihak meyakini bahwa Arsenal mempertahankan kolaborasi ini untuk memperluas basis penggemar mereka di Afrika.

Namun kini kesepakatan tersebut resmi dihentikan setelah kedua belah pihak “sepakat bersama” untuk mengakhiri kerja sama.

Dalam pernyataannya, Arsenal menyebut, “Bersama, Arsenal dan Rwanda Development Board telah melampaui tujuan awal kemitraan mempromosikan konservasi dan pariwisata berkelanjutan, menginspirasi jutaan penggemar untuk mengenal Rwanda, serta membangun fondasi yang kuat bagi pertumbuhan pariwisata di masa depan,” tulis dalam keterangan klub.

Klub itu juga menambahkan bahwa kerja sama ini turut mendukung ambisi Rwanda menjadi pusat kegiatan olahraga internasional di Afrika, termasuk penyelenggaraan event global dan program sepak bola akar rumput yang bermanfaat bagi ratusan pemain muda serta pelatih.

Sementara itu, CEO Arsenal, Richard Garlick, menilai kemitraan tersebut sebagai sebuah perjalanan yang berarti,  dan membawa kolaborasi ke ambisi klub ke depan.

Namun sebagian pendukung Arsenal justru menilai hubungan ini problematis. Kelompok suporter Gunners for Peace sempat menggelar aksi protes di luar Emirates Stadium saat leg pertama semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada akhir April.

Mereka membawa spanduk bertuliskan “Drop Visit Rwanda” dan membagikan arm sleeve untuk menutupi logo Visit Rwanda di seragam pertandingan.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Paris Saint-Germain justru memperpanjang kerja sama sponsor dengan Visit Rwanda hingga 2028.

Atlético Madrid pun mengikuti langkah serupa dengan menandatangani kontrak baru untuk periode yang sama, sehingga logo Visit Rwanda kini terpampang di seragam tim putra maupun putri klub tersebut.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: