Pendapatan Nvidia di Kuartal III 2025 Capai Rekor USD57 Miliar, Didorong Percepatan AI

Oleh: Tarmizi Hamdi
Kamis, 20 November 2025 | 15:00 WIB
Ilustrasi Cip Nvidia. (Foto/Nvidia.com)
Ilustrasi Cip Nvidia. (Foto/Nvidia.com)

BeritaNasional.com - Raksasa cip Amerika Serikat (AS), Nvidia, kembali mencetak kinerja finansial yang fantastis. Perusahaan melaporkan rekor pendapatan sebesar USD57 miliar untuk kuartal ketiga 2025.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, yakni naik 22 persen dari kuartal sebelumnya dan melonjak 62 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan Laba dan Margin yang Mengesankan

Tak hanya pendapatan, laba bersih triwulan Nvidia juga ikut melesat, mencapai USD31,9 miliar. Kenaikan ini setara dengan peningkatan 21persen dari kuartal kedua dan 65persen secara year-over-year (YoY).

Laba per Saham Dilusian (GAAP): USD1,3, naik 67 persen YoY.

Laba per Saham Dilusian (Non-GAAP): USD1,3, naik 60 persen YoY.

Selain itu, margin kotor perusahaan juga tetap tinggi, dengan margin kotor GAAP sebesar 73,4 persen dan non-GAAP 73,6 persen.

GPU Blackwell dan "Siklus AI yang Baik" Jadi Kunci

Pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang, mengungkapkan bahwa tingginya permintaan komputasi menjadi motor penggerak utama.

"Penjualan Blackwell sangat tinggi, dan GPU cloud terjual habis," kata Jensen Huang. "Permintaan komputasi terus meningkat dan berlipat ganda, baik untuk pelatihan maupun inferensi – masing-masing tumbuh secara eksponensial," tuturnya.

Huang menambahkan bahwa perusahaan kini telah memasuki "siklus AI yang baik". Ekosistem Artificial Intelligence (AI) berkembang pesat dengan munculnya banyak pembuat model fondasi baru dan perusahaan rintisan AI di berbagai industri dan negara.

"AI hadir di mana-mana, melakukan segalanya, sekaligus," tegasnya.

Prospek Kuartal IV 2026 Diprediksi Semakin Cerah

Melihat momentum ini, Nvidia memasang target yang optimis untuk kuartal keempat tahun fiskal 2026. Perusahaan memproyeksikan pendapatan mencapai USD65 miliar, dengan toleransi plus minus 2 persen.

Prospek margin kotor juga diperkirakan membaik, dengan margin kotor GAAP dan non-GAAP masing-masing ditargetkan sebesar 74,8 persen dan 75 persen.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: