Pramono: Pengguna Transportasi Publik di Jakarta Naik 9,7 Persen
BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan penggunaan transportasi publik di Ibu Kota terus mengalami peningkatan pada triwulan II 2026. Kenaikan jumlah penumpang dinilai menjadi indikator membaiknya mobilitas masyarakat sekaligus berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pramono mengatakan, jumlah masyarakat yang menggunakan layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta pada triwulan II 2026 mencapai 230,8 juta penumpang. Angka tersebut meningkat 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
"Jadi kenaikan yang cukup tinggi dengan konektivitas yang hampir lebih 93 persen yang menggunakan transportasi umum sekarang ini. Kalau kenaikannya 9,7 persen sudah mendekati angka 27, 28 atau hampir 30 persen," ujar Pramono dikutip, Kamis (23/7/2026).
Untuk memperkuat aktivitas ekonomi dan meningkatkan konsumsi masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga memberikan berbagai insentif fiskal kepada penyelenggara beragam kegiatan dan acara.
Menurut Pramono, kebijakan tersebut mampu mendorong transaksi ekonomi hingga mencapai Rp67,5 triliun melalui rangkaian kegiatan Jakarta Festive Wonders.
"Berbagai kegiatan tersebut berhasil mendorong aktivitas ekonomi pariwisata dan konsumsi masyarakat," katanya.
Selain sektor transportasi dan ekonomi, Pramono menyebut sektor pariwisata Jakarta juga mencatatkan pertumbuhan positif. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 8,82 juta perjalanan, sementara kunjungan wisatawan mancanegara meningkat 8,17 persen secara tahunan menjadi 1,04 juta kunjungan.
Untuk menjaga tren positif tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat layanan transportasi publik dan pembangunan infrastruktur yang saling terintegrasi. Salah satu proyek yang tengah disiapkan adalah penambahan konektivitas LRT Jakarta dari Stasiun Pegangsaan Dua menuju Manggarai yang dijadwalkan diresmikan pada Agustus mendatang.
Selain itu, pembangunan MRT Jakarta Fase 2A dengan rute Bundaran HI–Kota juga terus berjalan sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan transportasi massal di Ibu Kota.
"Kami meyakini bahwa ketika mobilitas ini menjadi lebih baik, mudah-mudahan ini menjadi trigger ekonomi di Jakarta juga menjadi semakin baik karena transportasi adalah salah satu penanda untuk bagaimana Jakarta ekonominya tumbuh dengan baik," tandas Pramono.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







