Mentan Amran: Indonesia Ditargetkan Capai Swasembada Beras Akhir 2025

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 20 November 2025 | 19:04 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman usai ratas. (Foto/BPMI Setpres)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman usai ratas. (Foto/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Usai ratas, Menteri Pertanian Amran Sulaiman memaparkan perkembangan ketahanan pangan nasional, termasuk target swasembada beras dan rencana strategis sektor peternakan.

“Kami laporkan tentang perkembangan pangan khusus untuk beras, pangan kita khusus beras. Insyaallah, insyaallah tanggal 31 Desember jam 12.00. Kalau tidak ada aral melintang, 30 hari lebih, 40 hari ke depan Indonesia swasembada pangan," kata Amran.

Amran menjelaskan, capaian tersebut merupakan lompatan besar dari target awal pemerintah.

Ia menegaskan bahwa akselerasi swasembada beras ini tidak lepas dari arahan langsung Presiden Prabowo dan dukungan lintas sektor.

“Ini adalah gagasan besar Bapak Presiden. Pertama, kami di target 4 tahun, kemudian setelah 21 hari berubah menjadi 3 tahun, dan setelah 45 hari berubah menjadi 1 tahun," ujar Amran.

"Berkat dukungan penuh dari segi regulasi, kemudian pembiayaan, Alhamdulillah kita bisa capai dalam waktu singkat,” tambah dia.

Dalam ratas yang sama, Amran juga melaporkan rencana pembangunan ekosistem peternakan rakyat dari sisi hulu. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga pakan, vaksin, obat-obatan, dan produk peternakan lainnya.

“Kita siapkan HPP (Harga Pokok Penjualan), HPP harus dijaga dengan baik. Harga penjualan, harga pokok penjualan, peternakan, juga telur, kemudian ada nanti HET (Harga Eceran Tertinggi) untuk pakan. Sehingga harga tidak jauh berfluktuasi,” jelas Amran.

Ia menambahkan, pemerintah menyiapkan pembangunan pabrik pakan ternak secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia. Tahap pertama akan dibangun 12 pabrik, disusul 18 pabrik pada tahap kedua dengan total anggaran Rp20 triliun.

“Nah ini kita akan bangun, pertama adalah 12, daerah 12 titik, pabrik pakan, kemudian tahap kedua adalah 18 titik. Anggarannya Rp20 triliun. Sekali lagi, ini dibangun untuk peternak-peternak kecil," rinci Amran.

"Jadi ini dibangun untuk peternak-peternak kecil, untuk mendukung, mensupport peternak-peternak kecil,” sambungnya menandasi.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: