Pemprov DKI Bakal Batasi Lomba Lari di Jakarta, Ini Alasannya

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 21 November 2025 | 17:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Beritanasional/Lydia)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Beritanasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, ia akan membatasi penyelenggaraan ajang perlombaan lari di Ibu Kota. 

Langkah itu diambil karena semakin banyak perusahaan yang mengajukan permohonan untuk mengadakan lomba lari di Jakarta.

Menurut Pramono, pembatasan tersebut dilakukan agar dua agenda utama tahunan, yakni Jakarta Running Festival dan Jakarta International Marathon tetap mampu menarik minat peserta dalam jumlah besar.

“Semua perusahaan-perusahaan besar meminta privilege untuk bisa mengadakan acara (lomba lari) tersebut di Jakarta. Tetapi untuk sementara ini kami membatasi,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/11/2025).

“Supaya apa, Jakarta Running Festival maupun Jakarta International Marathon yang pesertanya sudah hampir 30 ribu lebih itu, tetap terjaga dengan baik,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa pembatasan ini tidak berarti Jakarta menutup diri terhadap kegiatan wisata olahraga. 

Pramono memastikan pemerintah daerah tetap mendorong pengembangan sport tourism.

“Bahkan di bidang sport pun kami sekarang mendorong untuk Jakarta menjadi sports tourism,” ujar Pramono.

Selain sektor olahraga, Pramono menyebut Pemprov DKI juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Beberapa di antaranya adalah pembenahan sistem perizinan dan peningkatan layanan publik.

“Yang pertama, kami tetap akan melakukan penyederhanaan perizinan. Yang berikutnya adalah optimalisasi mal pelayanan publik,” ucap Pramono.

Ia menambahkan, upaya lain dilakukan melalui penguatan investasi daerah yang difasilitasi lewat program dan pusat promosi penanaman modal.

“Kemudian promosi penanaman modal melalui Jakarta Investment Festival dan Jakarta Investment Center,” tandasnya.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: