Menteri PU Ajak Warga Lebih Peduli Sungai: Kalau Tidak Diperhatikan, Sungainya Marah
BeritaNasional.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dodi Hanggodo mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan fungsi sungai di Indonesia.
Seruan itu ia sampaikan saat membuka Kick Off Gerakan Bersih dan Sehat bersama Sungai di sepanjang Jalan Inspeksi Ciliwung, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (21/11/2025).
Dalam sambutannya, Dodi menekankan bahwa sungai memiliki peran vital bagi keselamatan masyarakat, terutama menjelang musim hujan.
Ia mengingatkan bahwa sungai bukan sekadar jalur air, tetapi ruang kehidupan masyarakat.
"Sungai bukan sekadar aliran air, melainkan ruang hidup masyarakat, ruang interaksi sosial, dan ruang pendidikan lingkungan bagi generasi mendatang," kata Dodi.
Dodi menjelaskan, pemilihan Sungai Ciliwung sebagai lokasi awal gerakan ini merupakan simbol agar perhatian terhadap sungai dapat tumbuh secara nasional.
"Kick-off-nya sengaja di sungai karena kita memang ingin mengangkat tema sungai ini yang ada di seluruh Indonesia, agar kita semua secara nasional lebih peduli kepada sungai-sungai kita," ujar Dodi.
Lebih lanjut, Dodi menyinggung soal kerusakan di daerah hulu dan meningkatnya sedimentasi yang membuat sungai rentan meluap. Kondisi tersebut ia sebut sebagai tanda-tanda sungai marah.
"Kalau kita tidak perhatikan sungainya, kita biarkan hulu kita hancur, yang turun adalah sedimen, yang turun adalah lumpur, sehingga sungainya marah. Maka pada saat hujan, banjir di mana-mana," ucap Dodi.
"Di semua tempat manakala musim yang mulai bulan-bulan 'ber-ber' ini, di mana-mana banjir, itu karena sungai kita sudah mulai marah. Karena air itu kan tidak punya mata, tidak punya telinga, dia harus dialirkan sampai ke laut," lanjutnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melanjutkan program normalisasi sungai.
Pembangunan tanggul Ciliwung disebut akan dimulai tahun depan, bersamaan dengan normalisasi Kali Krukut.
"Ke depan, kami akan melanjutkan normalisasi 12 sungai lainnya secara bertahap. Kesadaran kolektif masyarakat menjadi fondasi kuat bagi kelestarian kota yang berketahanan," ungkapnya menandasi.

PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu






