Air Laut Sempat Setinggi Tanggul, Pemprov DKI Periksa Pompa dan Pintu Air
BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal naiknya permukaan air laut di pesisir Jakarta yang sempat hampir sejajar dengan tanggul di Pantai Mutiara, Jakarta Utara.
Pasalnya, kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga, termasuk komentar mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengingatkan potensi banjir besar jika tanggul jebol.
Pramono menjelaskan, fenomena itu terjadi pada periode banjir rob yang melanda pesisir Jakarta beberapa waktu lalu.
"Kami terus-menerus memantau bersama dengan BMKG. Memang kemarin robnya sempat naik, tetapi sekarang sudah turun kembali," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Sabtu (22/11/2025).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi wilayah utara Jakarta terancam banjir rob pada 3-11 November akibat pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perigee.
Adapun pada 18-26 November diperkirakan pasang kembali terjadi saat fase bulan baru, diperburuk curah hujan tinggi di berbagai wilayah.
Pramono pun berharap curah hujan bisa menurun selama beberapa hari ke depan.
"Mudah-mudahan 2-3 hari ke depan ini curah hujannya memang turun, tetapi 3 hari ke depan kalau dilihat dari laporan BMKG akan naik kembali," ujar Pramono.
Untuk mengantisipasi risiko rob, Pramono memastikan Pemprov DKI telah meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk menyiagakan pompa di tujuh wilayah rawan di Jakarta Utara seperti Muara Angke dan Tanjung Priok.
"Kami sudah mempersiapkan termasuk pompa-pompa, pintu air, semuanya kami cek. Dan kemudian seperti yang kami lakukan tadi pagi, kami segera melakukan normalisasi Sungai Ciliwung dan Sungai Krukut, segera dilakukan normalisasi," tandasnya.

TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







