Keluarga Sudah Siapkan Makam untuk Alvaro Kiano sejak 3 Hari Lalu

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 26 November 2025 | 15:43 WIB
Liang lahat disiapkan untuk pemakaman Alvaro Kiano. (Foto/Istimewa)
Liang lahat disiapkan untuk pemakaman Alvaro Kiano. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Keluarga telah menyiapkan lahan makam bagi mendiang Alvaro Kiano Nugroho (6), korban kasus penculikan berujung pembunuhan ayah tiri, di tanah wakaf Masjid Jami Al Muflihun, Bintaro, Jakarta Selatan.

Kabar itu dibenarkan petugas makam Andi (36) yang telah menerima permintaan untuk adanya penggalian lubang makam sejak tiga hari lalu.

"Udah disiapin tiga hari lalu," kata Andi kepada wartawan dikutip Rabu (26/11/2025).

Sementara itu, Andi mengatakan, berdasarkan informasi dari keluarga, jenazah Alvaro masih berada di rumah sakit. Sebab, petugas saat ini masih mencoba mencari kerangka tubuh lain dari almarhum.

“Iya, tapi belum ada kabar lagi dari RS. Udah gitu yang saya tahu kan rahangnya belum ketemu, kita kan orang Islam ga boleh kan dikubur belum lengkap,” tuturnya.

Sementara itu, penggali kubur bernama Kanang (66) mengaku sempat ada permintaan dari pihak keluarga untuk jenazah Alvaro digabung dalam satu liang lahat omnya yang telah satu tahun meninggal. Namun, permintaan ini ditolak.

“Ya, permintaannya, itu kan katanya minta sih ditumpang sama abangnya. Saya nggak berani kan, ini kan baru 1 tahun. Kalau di tanah, di tanah, tapi di wakaf itu nggak bisa 1 tahun, karena itu masih belonjor,” ujar Kanang.

“Lah, belonjoran mau dibuka, ya saya enggak mau, gitu. Udah cari tempat lain aja,’’ ucapnya.

Sekadar informasi, AI menculik Alvaro Kiano pada 6 Maret 2025 karena kesal dengan istri atau ibu kandung korban yang diketahui telah berselingkuh. Namun, setelah menculik, AI membekap Alvaro hingga meninggal karena kesal korban selalu menangis.

Alhasil, setelah Alvaro dipastikan tewas, AI memasukan jasad korban ke kantong plastik hitam untuk selanjutnya dibuang di Kali Cirewed, Tenjo, Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada 9 Maret 2025.

Namun, setelah serangkaian proses penyelidikan, akhirnya fakta kejahatan dari AI terungkap dan ditangkap pada Jumat (21/11/2025). Namun, AI memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Ruang Konseling Polres Metro Jaksel pada Minggu (23/11/2025) dini hari.

Di sisi lain, terkait AI yang nekat melakukan aksi bunuh diri, Propam saat ini memeriksa dua personel polisi petugas piket untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau tidak.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: