TNI Berhasil Redam Perang Suku Akibat Konflik Pilkada di Puncak Jaya
BeritaNasional.com - Dua kubu pendukung calon Bupati Puncak Jaya terlibat saling serang di jalur Poros Papua, tepatnya depan Lapangan Amanah, Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme, Rabu (26/11/2025).
Aksi saling serang ini sempat mencekam ketika massa saling melesatkan alat panah di tengah keramaian. Pemicunya, kesalahpahaman terkait aturan adat saat pelaksanaan acara bakar batu oleh kubu 01. Kubu 02 menganggap hal tersebut melanggar batas wilayah adat.
“Bentrok yang berlangsung cepat ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat terjatuh dari kendaraan, serta tiga orang lainnya mengalami luka-luka terkena panah,” kata Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan dalam keterangan resminya, Kamis (27/11/2025).
Situasi yang memanas tersebut memicu kepanikan warga sekitar, termasuk anak-anak sekolah yang berada di area kejadian. Beruntungnya, kejadian bisa berhasil diredam oleh prajurit TNI AD yang segera melakukan dialog dengan para kepala suku dari kedua kubu untuk mencari penyelesaian damai.
“Saya bersama para kepala suku telah melakukan perundingan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesalahpahaman yang terjadi. Puji Tuhan, perang berhasil kami hentikan dan kini kondisi Kabupaten Puncak Jaya sudah kembali kondusif,” tegasnya.
Di tengah situasi mencekam, lanjut Bagus, Babinsa Kodim 1714/PJ berperan sigap mengevakuasi anak-anak sekolah dan warga sipil dari lokasi konflik menuju Makodim 1714/PJ. Markas TNI tersebut menjadi tempat perlindungan sementara bagi masyarakat hingga kondisi dinyatakan aman.
“Selain langkah pengamanan, TNI juga melakukan pendekatan teritorial dan budaya, berkoordinasi dengan tokoh adat serta pemerintah daerah. Upaya ini bertujuan meredakan emosi massa dan memutus rantai konflik melalui dialog adat serta negosiasi,” tuturnya.
Sampai akhirnya, upaya cepat dan terukur ini tidak hanya meredam konflik di wilayah tersebut. Hal ini menunjukkan pentingnya peran TNI dalam membangun kedamaian melalui pendekatan humanis dan budaya yang selaras dengan nilai-nilai masyarakat Papua.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







