BNPB Salurkan Bantuan Via Jalur Laut ke 5 Lokasi di Aceh

Oleh: Kiswondari
Minggu, 30 November 2025 | 15:04 WIB
BNPB salurkan bantuan via jalur laut ke 5 lokasi di Aceh. (Foto/BNPB)
BNPB salurkan bantuan via jalur laut ke 5 lokasi di Aceh. (Foto/BNPB)

BeritaNasional.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berupaya menjangkau lokasi terdampak banjir dan tanah longsor serta memberikan bantuan yang diperlukan di wilayah Provinsi Aceh. Pada Minggu (30/11/2025) siang tadi, bantuan logistik dan peralatan dikirimkan melalui jalur laut ke lima lokasi di Aceh.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, bantuan ini diberangkatkan dari Pelabuhan Ulee Lhueu di Banda Aceh dengan menggunakan kapal Express Bahari. Direncanakan bantuan via jalur laut ini akan menjangkau lima wilayah yakni Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang.

"Total bantuan seberat 27 ton ini akan berhenti di dua lokasi yakni Pelabuhan Krengkuku untuk menjangkau wilayah Aceh Utara, Lhouksumawe serta Pelabuhan Kuala Langsa untuk menjangkau Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang," kata Muhari dalam keterangan resminya. 

Muhari menjelaskan, untuk logistik yang dibawa ke Pelabuhan Krengkuku pada tahap awal, terdiri dari tenda 5 set, genset 1 unit, starlink 1 unit, perahu 1 unit, makanan siap saji 50 dus, hygiene kit 33 paket, baby kit 5 paket, pampers anak 8 karton, pembalut wanita 10 karton, milku 50 pack, minyak goreng 5 dus, kelambu 2 karung, terpal 3 karung, tenda family 3 set, velbed 3 karung, wafer 5 dus, regal 1 dus, malkist 3 dus, beras 5 karung, dan air mineral 100 karton.

Selanjutnya, logistik yang dibawa ke Pelabuhan Kuala Langsa pada tahap awal, terdiri dari tenda 5 set, perahu 3 unit, makanan siap saji 50 dus, hygiene kit 33 paket, baby kit 5 paket, pampers anak 8 karton, pembalut wanita 10 karton, milku 50 pack, minyak goreng 5 dus, kelambu 2 karung, terpal 3 karung, tenda family 2 set, velbed 3 karung, wafer 5 dus, regal 1 dus, malkist 3 dus, dan beras 5 karung.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: