Venezuela Kecam Trump yang Usik Wilayah Udaranya
BeritaNasional.com - Pemerintah Venezuela mengecam ancaman Amerika Serikat (AS) yang berusaha memengaruhi kedaulatan wilayah udaranya, dan menyebutnya sebagai agresi yang berlebihan, ilegal, dan tidak dapat dibenarkan terhadap rakyat Venezuela. Hal ini melansir laporan Xinhua pada Sabtu (29/11/2025).
Dalam pernyataan resminya, Caracas menolak upaya Washington untuk menerapkan yurisdiksi ekstrateritorial terhadap Venezuela, seraya mengatakan tindakan AS tersebut mengancam kedaulatan nasional dan integritas teritorial Venezuela.
Di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (29/11/2025) mengatakan bahwa wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela harus dianggap ditutup "secara keseluruhan".
"Kepada seluruh Maskapai Penerbangan, Pilot, Pengedar Narkoba, dan Pelaku Perdagangan Manusia, mohon pertimbangkan wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela untuk ditutup seluruhnya," tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social tanpa penjelasan lebih lanjut.
Caracas menegaskan bahwa tindakan AS itu merupakan ancaman nyata penggunaan kekuatan, yang dilarang berdasarkan Piagam PBB.
Berdasarkan Konvensi Chicago 1944, setiap negara menjalankan kedaulatan eksklusif atas wilayah udara di atas wilayahnya, menurut pernyataan tersebut, seraya menekankan Venezuela tidak akan menerima perintah, ancaman, atau campur tangan dari kekuatan asing mana pun.
Selain itu, melalui pernyataan itu Caracas juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk dengan tegas menolak "tindakan agresi yang tidak bermoral", serta menambahkan bahwa Venezuela akan menanggapinya sesuai hukum dan menjunjung martabat.
Sumber: Antara
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu






